RADARBENGKULU.DISWAY.ID - Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Dr. (HC) dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K), mengatakan rumah yang dibangun dengan atap menggunakan asbes termasuk rumah tidak layak huni karena menyebabkan penghuninya rentan terserang penyakit TBC.
BACA JUGA:Manfaat Mandi dengan Air Dingin Hal itu ditegaskan Kepala BKKBN saat menerima audiensi Ketua Komisi I DPRD Kota Tegal, Enny Yuningsih SH MM, didampingi Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Tegal (DPPKBP2PA), di Kantor Pusat BKKBN, Jakarta, Senin (17/7/2023). Dr. Hasto mengatakan, rumah tidak layak huni banyak terdapat di Tegal Timur, Kota Tegal (Jawa Tengah). Tercatat, sebesar 36,58 persen. Kondisi ini perlu perhatian serius. Karena, penghuninya mudah terserang penyakit TBC. Atap dari seng, disebut dr. Hasto, justru lebih sehat. BACA JUGA:Inilah Kisahnya Fatmawati dan Bung Karno di Bengkulu (23) - Pertimbangan dalam Kebimbangan Fatmawati Rumah tak layak huni juga ditandai bila jendela rumah tidak lebih dari 10 persen luas bangunan rumah. "Lantai rumah tidak dikeramik, juga tidak memenuhi syarat rumah layak huni," ucap dr. Hasto. Hasto juga mengungkap data bahwa keluarga di Tegal Timur yang memiliki lebih dari tiga anak sebanyak 25,51 persen. Kemudian, terlalu tua namun hamil tercatat 25,7 persen dari jumlah Pasangan Usia Subur (PUS) yang ada di kabupaten itu. "Jadi, masih perlu kampanye lebih banyak lagi untuk KB-nya," tandas dr. Hasto. BACA JUGA:Lahan Lapter Padang Panjang Dibawa ke Presiden Jokowi Sementara Kepala Dinas DPPKBP2PA, Mohamad Afin, S.IP, M.Si menyampaikan, penurunan prevalensi stunting di Kabupaten Tegal Timur cukup baik. Pada 2022, tercatat 16,8 persen, dan turun menjadi 10 persen di tahun 2023. "Melihat tren penurunannya, tahun 2024 in shaa Allah bisa kami capai target nasional 14 persen," ungkap Afin. Menanggapi hal itu, dr. Hasto Wardoyo, menyampaikan, "Saya titip untuk daerah-daerah tertentu yang sumber air minumnya masih kurang bagus seperti di Margadana, dan Tegal Timur, agar ditingkatkan. Karena, masalah ini menjadi salah satu faktor penyebab stunting pada anak," jelas dr. Hasto. BACA JUGA:Serial Abunawas: Mempermalukan Si Kikir Menurut dr. Hasto, sedikitnya terdapat 54 KK di Tegal Timur belum menikmati air layak konsumsi. "Jadi, masalah ini harus diselesaikan. Karena, sebabkan diare yang dapat memicu munculnya stunting pada anak. Termasuk jamban yang tidak layak juga dapat sebabkan stunting," papar dr. Hasto. Daerah Tegal Barat juga disebut Hasto memiliki persoalan yang sama. "Data ini kami ketahui dari laporan Tim Pendamping Keluarga (TPK)," ujar dr. Hasto. BACA JUGA:Penyaluran Dana Desa Dilakukan Secara Non Tunai Dr. Hasto juga menyampaikan bahwa Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ikut terlibat dalam penanganan kasus stunting melalui program pembangunan jamban komunal. Sementara itu, Enny Yuningsih, Ketua Komisi III DPRD Kota Tegal, menjelaskan bahwa audiensi yang dilakukan pihaknya adalah untuk mendapatkan kejelasan tentang Dana Alokasi Khusus (DAK), khususnya terkait dengan program percepatan penurunan stunting. BACA JUGA:Jalan Terpendek Dunia Itu Ada di Bengkulu? Namanya Ini, Ini Nomornya, Yang Menempati IniKepala BKKBN: Rumah Beratap Asbes Tak Layak Huni, Sebabkan TBC
Selasa 18-07-2023,12:36 WIB
Reporter : Adit/rls
Editor : Yar Azza
Kategori :
Terkait
Senin 17-02-2025,06:09 WIB
Masyarakat Bengkulu Selatan Diminta Tanam Cabai Minimal Satu Batang di Pekarangan Rumah
Jumat 24-01-2025,05:09 WIB
Masyarakat Desa Pasar Lama Bongkar Sendiri Rumah Untuk Pembangunan Pelabuhan Perikanan Nusantara
Rabu 22-01-2025,18:59 WIB
Damkar Bengkulu Selatan Berhasil Padamkan Api yang Membakar Rumah di Jalan Kolonel Berlian Manna
Kamis 09-01-2025,16:49 WIB
Bermalam di Sawah, Rumah Warga Lubuk Resam Rata Dengan Tanah
Terpopuler
Minggu 06-04-2025,11:46 WIB
Presiden Prabowo Dijadwalkan Tiba di Bengkulu Hari Ini, Singgah Sebelum Terbang ke Malaysia
Minggu 06-04-2025,04:00 WIB
Operasi Ketupat Nala di Bengkulu Utara Telan Korban Sepuluh Orang
Minggu 06-04-2025,05:00 WIB
Indah, Pantai Laguna Samudera jadi Incaran Wisatawan
Minggu 06-04-2025,19:21 WIB
25 Ribu Pengurus Rumah Ibadah di Bengkulu Didaftarkan ke BPJS Ketenagakerjaan
Minggu 06-04-2025,10:24 WIB
Jasa Raharja Pastikan Kesiapan Layanan Menghadapi Arus Balik Idulfitri 2025
Terkini
Senin 07-04-2025,01:00 WIB
Jalur Lalu Lintas Bengkulu Tengah - Kepahiang Masih Ramai
Senin 07-04-2025,00:09 WIB
Polres Pantau Kebutuhan Pokok Masyarakat di Wilayah Kabupaten Seluma
Minggu 06-04-2025,19:29 WIB
Kesadaran Masalah Sampah Menjadi Landasan Utama, Pemkot Bengkulu Bentuk Tim OTT Sampah
Minggu 06-04-2025,19:26 WIB
Gubernur Helmi Undang Willie Salim Masak Akbar 100 Ribu Porsi di Depan Masjid Baitul Izzah Bengkulu
Minggu 06-04-2025,19:23 WIB