Jamaah salat Jumat hafidhakumullah,
Selanjutnya, bagaimana cara kita memperingati maulid Nabi Muhammad SAW ? Peringatan Maulid Nabi sebaiknya diisi dengan kegiatan yang menandakan syukur kita kepada Allah SWT atas kelahiran Nabi Muhammad SAW. Seperti:
1. Pembacaan Al-Qur’an.
2. Sedekah terhadap fakir miskin.
3.Membahagiakan keluarga dengan syukuran.
4. Pembacaan sejarah perjuangan perilaku, keteladanan, dan pujian terhadap Nabi Muhammad SAW.
Seperti dengan membaca kitab Barzanji dan kitab Burdah. Tujuannya adalah agar kita dapat meniru akhlak dan perilaku Nabi, sehingga hati dan pikiran kita tergerak untuk melakukan kebaikan dan berorientasi pada akhirat.
Hal ini sesuai dengan yang disampaikan Sayyid Muhammad bin Alwi Al Maliki dalam kitab Mafahim Yajib an Tushahhah halaman 317.
Disana dijelaskan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan kegiatan yang efektif untuk berdakwah kepada Allah SWT. Menjadi sarana yang tepat untuk mengingatkan umat tentang kehidupan dan keteladanan Nabi Muhammad SAW.
Seperti meniru akhlak, perilaku, adab, sejarah perjuangan, bisnis, politik, strategi kepemimpinan dan cara ibadah Nabi Muhammad SAW.
Peringatan Maulid Nabi juga menjadi momen yang tepat untuk memberikan nasihat yang baik bagi umat dan menunjukkan mereka menuju jalan kebaikan dan kebahagiaan. Mencegah umat dari musibah, bid’ah, kejelekan, hoaks, dan fitnah.
Jamaah salat Jumat hafidhakumullah,
Selanjutnya, esensi perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW? Ada hal penting bagi kita dalam merayakan maulid Nabi Muhammad SAW. Yaitu ungkapan rasa syukur kita atas rahmat Allah SWT yang agung bagi seluruh alam semesta. Yaitu kelahiran Nabi Muhammad SAW.