Waduh Ada Dugaan Mobilisasi RT dan RW untuk Mendukung Paslon Gubernur Bengkulu

Rabu 20-11-2024,09:20 WIB
Reporter : Windi Junius
Editor : Syariah muhammadin

 

 

radarbengkuluonline.id —Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Bengkulu kembali disorot setelah menerima laporan dugaan mobilisasi ketua RT/RW oleh pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu nomor urut 1, Helmi Hasan-Mian.

Dugaan ini mencuat setelah adanya pertemuan yang diduga berlangsung di kediaman Helmi Hasan, RT 13 Kelurahan Betungan, Sabtu (16/11/2024).

Laporan ini diajukan oleh Ketua Gerakan Masyarakat Pengawas Birokrasi (Gesmawasbi), Jevi Sartika, SH.

Menurut Jevi, pertemuan tersebut melibatkan sejumlah ketua RT/RW dari beberapa kelurahan di Kota Bengkulu.

Bahkan, diduga turut hadir sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) yang seharusnya bersikap netral dalam pemilu.

BACA JUGA:Tinggalkan Benny Farizal, DPC Partai Bulan Bintang Kota Bengkulu Deklarasikan Dukungan untuk Dedy-Agi

BACA JUGA:Ulah Mendes PDT Yandri Susanto Ditelusuri Bawaslu Provinsi Bengkulu, Diduga Langgar Netralitas Pilkada

Jevi Sartika menyebut, laporan ke Bawaslu dilengkapi berbagai bukti, termasuk tangkapan layar percakapan grup WhatsApp para ketua RT/RW, foto-foto kegiatan, hingga informasi saksi mata.

Dalam pertemuan itu, pasangan calon nomor urut 1 diduga mengajak para ketua RT/RW dan ASN untuk mendukung mereka di Pilgub Bengkulu 2024.

"Ini bukan sekadar dugaan, kami memiliki bukti konkret berupa screenshot grup WhatsApp, foto-foto kegiatan, dan kesaksian lain. Bahkan, salah satu lurah yang hadir diduga ikut memobilisasi para RT/RW," ungkap Jevi.

BACA JUGA:Camat dan Lurah Hearing Bersama Komisi 1 DPRD kota Bengkulu, Dewan Ingatkan Soal Netralitas ASN

Ia juga menambahkan, terdapat laporan bahwa akomodasi bagi peserta pertemuan disediakan langsung oleh tim paslon.

Selain itu, Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) yang mencoba masuk ke lokasi pertemuan disebut tidak diizinkan oleh pihak keamanan.

Kategori :