Proses Seleksi Pejabat Eselon 2 Pemprov Bengkulu Diikuti Pejabat Eksternal

Selasa 22-04-2025,09:04 WIB
Reporter : Windi Junius
Editor : Syariah muhammadin

 

 

Radar Bengkulu — Proses seleksi pejabat eselon 2 di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu kini memasuki tahap krusial.

Uji kompetensi (Ukom) yang digelar sejak awal pekan ini telah sampai pada verifikasi rekam jejak para kandidat.

Tujuh pejabat dari luar lingkungan Pemprov Bengkulu turut bersaing dalam ajang pemilihan pejabat struktural tersebut.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu, Dr. Herwan Antoni, menyebutkan bahwa saat ini Panitia Seleksi (Pansel) tengah mencermati rekam jejak peserta yang mengikuti job fit.

Tahap ini, kata Herwan, akan berlangsung selama tiga hari dan menjadi salah satu penentu kelayakan kandidat untuk menduduki posisi strategis di pemerintahan.

BACA JUGA:Program Nikah Gratis Tetap Digelar, Dedy: Ini Adalah Bentuk Kehadiran Pemerintah Untuk Rakyat

“Prosesnya sedang berjalan. Sekarang masuk verifikasi rekam jejak, yang akan berlangsung hingga tiga hari ke depan. Semua tahapan akan kita selesaikan sesuai ketentuan dan akan segera kita laporkan kepada Gubernur Helmi Hasan,” ujar Herwan.

 

Dalam seleksi kali ini, tujuh pejabat eselon II dari luar Pemprov Bengkulu ikut ambil bagian.

Mereka adalah Sekda Kabupaten Lebong Mustarani Abidin, Sekda Kabupaten Seluma Hadianto, Sekda Kota Bengkulu Arif Gunadi, Kepala Dinas Perhubungan Kota Bengkulu Hendri Kurniawan, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bengkulu A. Gunawan, Kepala DPMPTSP Kota Bengkulu Irsan Setiawan, serta Kepala DLHK Kabupaten Kepahiang Swifanedi Yusda.

Herwan menjelaskan, pemanggilan pejabat eksternal ini merupakan langkah antisipatif untuk mengisi sejumlah posisi kosong di lingkungan Pemprov. Saat ini, terdapat enam jabatan yang belum memiliki pejabat definitif, yakni Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kepala Dinas Sosial, Kepala Biro Umum, Kepala Badan Pendapatan Daerah, dan Kepala Biro Administrasi Pembangunan.

 

“Job fit ini digelar salah satunya karena adanya posisi kosong. Tapi perlu ditekankan, tidak semua peserta akan langsung menduduki jabatan tersebut. Bisa iya, bisa juga tidak, tergantung hasil uji kompetensinya,” tegas Herwan.

Kategori :