Pihak Dinas Kesehatan pun terus mengimbau seluruh jemaah untuk menjaga kondisi tubuh, cukup istirahat, dan tidak memaksakan diri dalam menjalankan ibadah sunnah. Sebab, kesehatan menjadi syarat utama agar bisa mengikuti seluruh tahapan ibadah haji dengan baik.
“Kadang semangat ibadah tinggi, tapi tubuh tidak diajak kompromi. Maka kami tekankan: jaga cairan tubuh, jangan sampai dehidrasi, dan segera lapor kalau merasa tidak enak badan,” kata Kurniawan.
Sebagai catatan, tahun ini pemerintah Arab Saudi juga menetapkan standar tinggi dalam pelayanan haji. Pemeriksaan kesehatan dan kesiapan logistik menjadi perhatian utama. Dengan jumlah jemaah dunia yang mencapai jutaan orang, kepadatan saat Armuzna bisa menjadi tantangan serius.
Namun Kurniawan optimistis, dengan kerja sama yang solid antara petugas dan jemaah, seluruh rangkaian ibadah dapat dijalani dengan baik.
“Doakan saja semua berjalan lancar. Kesehatan jemaah tetap prioritas, agar mereka bisa khusyuk beribadah dan kembali ke tanah air dalam kondisi sehat dan menjadi haji yang mabrur,” pungkasnya.