Bagi Pemprov Bengkulu, pasar murah bukan semata agenda tahunan, tapi bagian dari misi besar untuk menyeimbangkan pasar dan menenangkan keresahan publik. Terutama di tengah ancaman kenaikan harga global akibat cuaca ekstrem, gangguan distribusi, serta tekanan ekonomi pasca pandemi.
“Idul Adha harus jadi momentum berbagi dan menenangkan. Bukan malah bikin panik karena harga tak terkendali. Itu yang ingin kita jaga bersama,” tutur Herwan.