Ia juga meminta Satpol PP untuk aktif melakukan pengawasan dan memberikan teguran terhadap instansi atau bangunan usaha yang abai memasang atribut peringatan HUT RI.
“Kita tidak sedang memaksa, tapi ini bagian dari edukasi publik. Kita ingin memastikan bahwa semua pihak, baik instansi pemerintah maupun masyarakat umum, menunjukkan keseriusannya dalam memperingati kemerdekaan,” tandasnya.
BACA JUGA:DPR RI Dorong Percepatan Penanganan Gizi Buruk dan Stunting di Provinsi Bengkulu
Ada berbagai kegiatan telah disiapkan Pemprov Bengkulu untuk menyemarakkan peringatan HUT ke-80 RI. Selain upacara bendera yang menjadi puncak acara, akan digelar pula sejumlah kegiatan sosial, perlombaan rakyat, pertunjukan budaya lokal, hingga bazar UMKM yang melibatkan pelaku ekonomi dari seluruh kabupaten/kota.
Rangkaian ini, menurut Herwan, bukan sekadar hiburan, tetapi juga wadah memperkuat identitas kebangsaan dan solidaritas sosial antarmasyarakat.
BACA JUGA:Sudah Ada Titik Terang, Pansus DPRD Provinsi Bengkulu Pastikan Tarif Pajak Kendaraan Turun
“Kita ingin agar masyarakat tidak hanya menonton, tapi juga terlibat. Karena kemerdekaan ini milik kita bersama. Maka perayaannya pun harus melibatkan semua lapisan,” ujar Herwan.
Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut juga bisa menjadi sarana promosi potensi lokal Bengkulu di bidang budaya, pariwisata, dan ekonomi kreatif, sekaligus memacu pemulihan ekonomi masyarakat pasca pandemi.
BACA JUGA:Berpacu dengan Waktu, DPRD Provinsi Bengkulu Bahas RPJMD 2025-2030
Di akhir arahannya, Herwan Antoni menyampaikan harapan agar peringatan HUT RI ke-80 ini bukan sekadar seremoni tahunan yang berlalu begitu saja. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan momentum ini sebagai refleksi terhadap nilai-nilai perjuangan, persatuan, dan gotong royong yang diwariskan para pendiri bangsa.
“Sudah 80 tahun kita merdeka. Tapi tantangan kita hari ini tidak kalah berat dari masa penjajahan. Ada tantangan kemiskinan, ketimpangan, radikalisme, hingga krisis lingkungan. Mari kita hadapi semua itu dengan semangat kemerdekaan sejati, yaitu bekerja untuk rakyat,” pungkasnya.