Menjadi Muslim Yang Berkualitas dan Beruntung di Tahun Baru

Jumat 02-01-2026,00:09 WIB
Reporter : Adam
Editor : Azmaliar Zaros

Mereka tentu memiliki alasan masing-masing. Namun umumnya alasan mereka adalah karena ingin memiliki amal baik yang cukup semasa hidupnya sebagai bekal hidup abadi di akhirat. Hal ini memang memiliki dasar yang kuat sebagaimana ditegaskan dalam hadits Rasulullah Saw sebagai berikut:


“Wahai Rasulullah, siapakah sebaik-baik manusia?”
Beliau menjawab: “Orang yang panjang umurnya dan baik amalannya.” (HR: Tirmidzi)
 
Hadits itu telah menginspirasi banyak orang untuk senantiasa berdoa kepada Allah SWT agar diberi-Nya umur panjang. Sayyid Abdullah bin Alawi Al-Haddad menyatakan sebagai berikut:“Sebaik-baik umur ialah yang diberkati Allah subhanu wata’la, yang diberi-Nya taufiq untuk mengerjakan amalan saleh dan kebajikan-kebajikan lain baik yang khusus maupun yang umum.”


Terakhir sikap kita sebagai seorang muslim ketika datang tahun baru, yaitu memiliki Mu’ahadah (kesungguhan dalam ibadah), memperbanyak Muhasabah (mengevaluasi diri). 


Sebagaimana imam Ibnu Katsir mengingatkan sebagaimana ungkapan khalifah Umar bin Khattab : “Hisablah diri kalian sendiri sebelum dihisab oleh Allah. Lakukan muhasabah di dunia ini sebelum dihisab Allah di akhirat nanti”. 


Selanjutnya adalah Muqarrabah (menjaga kedekatan dengan Allah) dan menghadirkan sikap Muraqabah dalam diri (merasakan adanya pengawasan Allah) dimanapun dan dalam kondisi apapun.
 
Demikian khutbah Jumat kita yang singkat hari ini, semoga bermanfaat bagi kita untuk menampilkan pribadi yang terbaik di tahun 2026 Masehi.



بَارَكَ الله لِى وَلَكُمْ فِى اْلقُرْآنِ اْلعَظِيْمِ, وَنَفَعَنِى وَإِيَّاكُمْ بِمَافِيْهِ مِنْ آيَاتٍ وَذِكْرِ الْحَكِيْمِ وَتَقَبَّلَ اللهُ مِنَّا وَمِنْكُمْ تِلاَوَتَهُ وَاِنَّهُ هُوَالسَّمِيْعُ العَلِيْمُ,

وَأَقُوْلُ قَوْلى هَذَا فَاسْتَغْفِرُ اللهَ العَظِيْمَ إِنَّهُ هُوَ الغَفُوْرُ الرَّحِيْم

Kategori :