Jika emas tertarik magnet, besar kemungkinan emas tersebut mengandung logam lain.
4. Timbang dan Bandingkan
Menimbang emas dengan timbangan digital dapat membantu memastikan beratnya sesuai standar. Selisih kecil masih wajar, namun selisih besar patut dicurigai. Cara ini aman dan sering digunakan di toko emas.
5. Uji Air
Masukkan emas ke dalam air. Emas asli akan langsung tenggelam karena massa jenisnya tinggi. Uji ini aman selama dilakukan tanpa benturan dan dikeringkan dengan benar setelahnya.
6. Gunakan Alat Uji Profesional
Jika ragu, gunakan jasa uji emas di:
* Toko emas resmi
* Pegadaian
* Laboratorium logam mulia
Mereka menggunakan alat khusus seperti XRF yang dapat mengukur kadar emas tanpa merusak fisik.
7. Jangan Membuka Segel Tanpa Alasan
Untuk emas batangan bersertifikat, membuka segel kemasan justru berisiko menurunkan nilai jual. Selama segel utuh dan sertifikat lengkap, keaslian emas tetap diakui.
Kesimpulan
Uji emas yang aman mengutamakan ketelitian, bukan kekerasan. Pemeriksaan visual, sertifikat, magnet, dan uji air sudah cukup sebagai langkah awal. Untuk hasil akurat, serahkan pada lembaga resmi agar emas tetap bernilai dan investasi tetap terlindungi.