RADAR BENGKULU - Menguji keaslian emas menjadi langkah penting sebelum membeli atau menjual logam mulia. Namun, tidak sedikit masyarakat yang justru melakukan uji secara keliru hingga merusak fisik emas dan menurunkan nilai jualnya. Padahal, ada sejumlah cara uji emas yang aman dan bisa dilakukan tanpa risiko.
Pengamat logam mulia menekankan, uji emas sebaiknya mengutamakan metode non-destruktif atau tidak merusak.
1. Pemeriksaan Visual
Langkah paling dasar adalah memeriksa tampilan fisik emas. Emas asli biasanya memiliki:
BACA JUGA:Waspada, Ini Risiko Uji Keaslian Emas yang Justru Bisa Merusak Nilainya
* Warna konsisten dan tidak kusam
* Permukaan halus
* Tulisan kadar dan logo produsen tercetak rapi
Cara ini aman karena tidak menyentuh struktur emas secara berlebihan.
2. Cek Sertifikat dan Nomor Seri
Untuk emas batangan, pastikan sertifikat keaslian tersedia dan nomor seri pada sertifikat sesuai dengan yang tercetak pada emas. Metode ini sangat aman dan menjadi standar utama dalam transaksi emas resmi.
3. Uji Magnet
Emas murni tidak bersifat magnetis. Mendekatkan magnet ke emas tidak akan merusaknya.