radarbengkuluonline.id – Suasana bulan suci Ramadan 1447 Hijriah terasa begitu kental di koridor RSUD Dr. M. Yunus (RSMY) Kota Bengkulu hari ini, Kamis (26/2).
Meski berada dalam situasi prihatin menunggu anggota keluarga yang sedang dirawat, para penunggu pasien tetap menjaga kekompakan dengan menggelar buka puasa bersama secara sederhana.
BACA JUGA:Fadli Zon Resmikan Pemugaran Masjid Padang Betuah, Jaga Warisan Sejarah Bengkulu Tengah
Pantauan di lokasi, sejak pukul 17.30 WIB, sejumlah keluarga pasien mulai membentangkan tikar dan alas plastik di area selasar dan taman rumah sakit. Dengan menu seadanya, mulai dari kurma, gorengan, hingga nasi kotak mereka duduk melingkar, berbagi cerita dan doa di tengah aroma obat-obatan yang khas.
Bagi banyak keluarga, berbuka puasa di rumah sakit bukanlah pilihan, melainkan keharusan. Namun, momen ini justru menjadi ajang penguat antar sesama penunggu pasien yang sebelumnya tidak saling kenal.
"Awalnya kami cuma tegur sapa karena sama-sama jaga di bangsal yang sama. Akhirnya janjian, 'Ayo kita buka bareng di luar supaya tidak jenuh'. Rasanya seperti punya keluarga baru di sini," ujar Aris (42) salah seorang keluarga pasien asal Seluma saat ditemui RADAR BENGKULU, Kamis, 26 Februari 2026.
Hal senada diungkapkan oleh Siti, yang sudah lima hari menjaga ibunya. Menurutnya, berbuka bersama orang lain yang senasib membuat beban pikirannya sedikit berkurang. "Saling menyemangati saja. Ada yang bawa sambal, ada yang bawa buah, kita bagi-bagi. Di sini kita sama-sama berjuang demi kesembuhan keluarga," tuturnya.