Presiden Prabowo Jamin Keberlanjutan MBG di Tengah Gejolak Energi Global

Kamis 26-03-2026,01:00 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Editor : Azmaliar Zaros


radarbengkuluonline.id – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak akan terkena efisiensi anggaran, meskipun stabilitas energi global tengah tergoncang akibat eskalasi konflik antara Iran dan Amerika Serikat.

Seperti dikutip dari laman disway.id, kepastian ini menjadi sinyal kuat bahwa pemenuhan gizi nasional tetap menjadi prioritas utama di atas tekanan fiskal luar negeri. Komitmen tersebut disambut positif oleh para pelaksana di lapangan. 

BACA JUGA:Jaga Transparansi Harga, Dispar Kota Bengkulu Sayangkan Hilangnya Spanduk HET di Area Wisata

Kepala Satuan Pelayanan Persiapan Gizi (SPPG) Dapoer Rahayu Pulo Gebang Fariz Alaudin, mengungkapkan rasa optimismenya terhadap keberlanjutan program yang menyasar penguatan sumber daya manusia (SDM) sejak dini ini.


"Kami tentu menyambut baik ketegasan Presiden. Kebijakan ini mencerminkan pemahaman mendalam pemerintah terhadap kebutuhan dasar masyarakat di tengah situasi dunia yang dinamis," ujar Fariz saat dihubungi dari Jakarta, Rabu (25/3/2026).


Kata Fariz lagi, keputusan untuk mempertahankan anggaran MBG sejalan dengan visi besar Presiden dalam membangun generasi masa depan yang berkualitas.



Lebih lanjut ia menilai, perlindungan terhadap anggaran gizi anak-anak merupakan langkah strategis untuk memastikan dana negara tersalurkan secara tepat sasaran dan produktif.

"Presiden sebelumnya telah menekankan bahwa pemanfaatan uang negara untuk gizi anak-anak jauh lebih mulia dan bermanfaat daripada risiko kebocoran anggaran akibat praktik korupsi. Ini adalah fondasi moral yang mendasari mengapa program ini harus terus berjalan tanpa hambatan," tambah Fariz.


Kepastian ini sekaligus menepis kekhawatiran akan adanya pemangkasan program sosial akibat melambungnya harga energi dunia pasca-konflik di Timur Tengah. Pemerintah tampaknya memilih jalur penguatan domestik melalui ketahanan pangan dan gizi sebagai benteng menghadapi ketidakpastian ekonomi global.

Dengan jaminan ini, unit-unit pelayanan gizi di berbagai daerah diharapkan dapat terus beroperasi secara optimal demi mencetak generasi emas Indonesia yang sehat dan kompetitif di masa depan.

 

Kategori :