Tidak Ada Perundingan Selama Blokade AS Masih Berjalan

Senin 20-04-2026,14:06 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Editor : Azmaliar Zaros

radarbengkuluonline.id, Jakarta  – Pemerintah Iran menegaskan belum mengambil keputusan untuk mengirimkan delegasi perundingan ke Islamabad, Pakistan, hari ini, Senin, 20 April 2026.

Teheran menekankan bahwa tidak akan ada pembicaraan selama blokade laut yang diterapkan Amerika Serikat di sekitar Teluk Oman masih berlaku.

BACA JUGA:Info Terbaru, Kini YouTube Shorts Bisa Disembunyikan



Seperti dikutip dari laman harian disway, berdasarkan informasi yang dihimpun oleh kantor berita Tasnim, pertukaran pesan antara Iran dan Amerika Serikat sebenarnya masih terus berlangsung dalam beberapa hari terakhir melalui perantara Pakistan. Komunikasi ini merupakan kelanjutan dari proses setelah berakhirnya putaran pertama negosiasi pada 11-12 April lalu.

Tetapi, pertukaran pesan tersebut dinilai sebagai kelanjutan dari proses yang sebelumnya gagal karena besarnya tuntutan dan ambisi pihak Amerika Serikat. Tim negosiator Iran telah menggarisbawahi bahwa selama deklarasi Presiden AS Donald Trump mengenai blokade laut terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran tetap diberlakukan, maka perundingan tidak akan dilakukan.

Sikap ini didukung oleh pernyataan Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf. Dalam pidato di televisi pada Sabtu malam, Ghalibaf mengakui adanya kemajuan dalam komunikasi, namun ia menyebut masih banyak celah dan poin fundamental yang belum terselesaikan. 

"Kita masih jauh dari diskusi akhir," ujar Ghalibaf.

Sementara itu, ketegangan di jalur pelayaran semakin nyata setelah penutupan kembali Selat Hormuz pada hari Sabtu. Teheran menyatakan tidak akan membuka rute perdagangan maritim tersebut hingga Amerika Serikat mengakhiri blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

Kondisi ini diperburuk dengan insiden penyitaan kapal kargo berbendera Iran, Touska, oleh kapal perusak AS, USS Spruance, di Teluk Oman pada hari Minggu kemarin.


Sementara itu, Presiden Donald Trump melalui platform Truth Social tetap memerintahkan perwakilannya menuju Islamabad dan mengharapkan Iran menerima proposal yang disebutnya sebagai "kesepakatan yang masuk akal". Trump juga kembali mengeluarkan ancaman akan melumpuhkan infrastruktur vital Iran, termasuk jembatan dan pembangkit listrik, jika kesepakatan tidak tercapai.

Saat ini, pihak berwenang di Islamabad telah menerapkan pengamanan ketat di sekitar Hotel Marriott dan Serena sebagai antisipasi perundingan. Namun, dengan sikap tegas Teheran mengenai persyaratan pencabutan blokade, kelanjutan pertemuan tatap muka pada hari ini masih belum menemui titik terang.

 

 

Kategori :