radarbengkuluonline.id, Jakarta -- Ketua Umum Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji mengungkapkan alasan di balik pemilihan Bali menjadi tempat berlangsungnya Training Camp (TC) Timnas Indonesia.
Seperti dikutip dari laman disway.id, persiapan tersebut dilakukan pelatih skuad Garuda, John Herdman untuk mempersiapkan sejumlah pemain dengan menggelar TC selama 21 hari di mulai dari 5 sampai 25 Juli 2026. Nantinya, mantan pelatih Timnas Kanada tersebut dikabarkan membawa sebanyak 50 pemain untuk mengikuti seleksi di Bali.
BACA JUGA:Bupati Kaur Sigap Bantu Korban Kecelakaan Lalu Lintas di Depan Indomaret Sukarame
Sedangkan dari jumlah tersebut, akan diperketat lagi menjadi 26 pemain yang bisa memperkuat Timnas Indonesia pada ajang Piala AFF 2026. Menurut Sumardji, Pulau Dewata dinilai memiliki fasilitas olahraga yang lengkap serta kondisi cuaca yang ideal untuk menunjang program latihan berlangsung.
"Di Bali kebetulan fasilitasnya cukup lengkap. Ya, dan cuacanya sangat mendukung. Jadi saya kira pemilihan TC di Bali cukup tepat dan memang itu yang menjadi tujuan kami supaya anak-anak lebih fokus. Kembali lagi bahwa ini berkaitan dengan soal fasilitas," ungkap Sumardji.
Di samping itu, keputusan menjadikan Bali sebagai markas pemusatan latihan juga bukan hal baru bagi PSSI. Sebelumnya, Timnas Indonesia pernah menjalani persiapan di Pulau Dewata menjelang Piala ASEAN 2024 dengan hasil yang dinilai cukup positif.
Sementara itu, penjaga gawang Timnas Indonesia, Cahya Supriadi, menyambut baik keputusan tersebut. Ia menilai Bali memiliki infrastruktur olahraga yang sangat mendukung kebutuhan pemain selama menjalani latihan.
Kata Cahya, keberadaan beberapa lapangan berkualitas serta fasilitas kebugaran di lokasi latihan menjadi nilai tambah yang dapat meningkatkan efektivitas persiapan tim.
"Karena Bali punya beberapa fasilitas yang bagus terus dari lapangan juga punya beberapa. Disana juga ada tempat gym, mungkin setelah latihan bisa langsung gym, atau sebelum latihan ke lapangan, kami bisa gym dulu, gitu kan. Jadi menurut saya keputusan yang tepat ketika kita latihan di Bali," jelas Cahya Supriadi.
Untuk diketahui bahwa kompetisi Piala AFF 2026, Timnas Indonesia tergabung di Grup A bersama Vietnam, Kamboja, Singapura, dan Timor Leste. Skuad Garuda dijadwalkan memainkan dua pertandingan kandang dan dua laga tandang pada fase grup. Pertandingan kandang akan digelar di Stadion Pakansari, Bogor, menghadapi Kamboja pada 27 Juli dan Vietnam pada 3 Agustus.
Jika berhasil melaju ke babak semifinal, Indonesia akan menggunakan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, sebagai markas untuk pertandingan kandang.