radarbengkuluonline.id, Jakarta - Beras kutuan jadi momok tersendiri buat anak kos. Baru dibeli seminggu lalu, lusa sudah muncul kutu kecil.
Seperti dikutip dari laman harian disway.id, masalah itu umumnya terjadi karena cara penyimpanan yang kurang tepat. Banyak anak kos menyimpan beras di kantong plastik biasa. Lalu diletakkan begitu saja di sudut kamar.
BACA JUGA:Ini Cara Membuat Kuah Sate Padang yang Kental dan Gurih
Tanpa memperhatikan faktor suhu dan kelembaban ruangan. Kutu beras sangat menyukai kondisi lembab dan gelap. Apalagi suasana kamar kos yang minim ventilasi.
Ada beberapa spesies kutu beras. Di antaranya, Sitophilus oryzae, Rhizopertha dominica, Tribolium castaneum atau kumbang tepung merah, Cryptolestes ferrugineus, Tenebroides mauritanicus, dan ngengat beras
Corcyra cephalonica.
Sitophilus oryzae yang paling sering ditemukan di dalam beras. Betinanya melubangi bulir beras. Lalu menyimpan telur di dalamnya. Jadi meski kutunya berhasil dikeluarkan, beras tersebut sudah dalam kondisi rusak.
Berikut tips menyimpan beras agar tetap awet dan bebas kutu.
1. Gunakan wadah kedap udara
Toples plastik atau kaca dengan tutup rapat jauh lebih efektif dibanding kantong plastik biasa. Lebih baik simpan beras dalam toples. Wadah kedap udara mencegah kelembapan dan udara luar masuk. Sehingga kutu sulit berkembang biak. Pastikan juga wadah dalam kondisi kering sebelum diisi beras.
2. Selipkan beberapa rempah-rempah ke dalam wadah beras
Cengkeh, lembar daun salam kering atau bawang putih utuh, dikenal ampuh mengusir kutu. Tanpa merusak kualitas beras maupun rasa nasi saat dimasak. Cara itu sudah jadi trik turun-temurun di banyak rumah tangga Indonesia. Dan terbukti efektif hingga sekarang.
3. Hindari menyimpan beras dalam jumlah terlalu banyak
Kalau tinggal sendiri di kos atau tidak memiliki room mate, beli beras secukupnya. Sesuai kebutuhan mingguan.
Itu untuk mencegah beras tidak keburu lembap sebelum habis dipakai. Selain lebih aman dari kutu, cara itu juga membantu mengatur pengeluaran bulanan.
4. Letakkan wadah beras di tempat kering dan tidak terkena sinar matahari langsung.
Hindari meletakkan wadah beras menempel langsung ke lantai. Apalagi jika lantai kos cenderung lembab. Kalau perlu, beri alas kayu atau rak kecil di bawah wadah. Sehingga sirkulasi udara lebih baik.
5. Rutin cek kondisi beras setiap beberapa hari sekali
Jika mulai terlihat gumpalan halus atau serangga kecil, segera jemur beras di bawah sinar matahari. Biarkan beberapa menit. Cara itu dapat membasmi kutu sebelum menyebar lebih banyak. Jangan lupa juga bersihkan wadah sebelum diisi ulang dengan beras baru.
Dengan cara-cara sederhana itu, beras di kos bisa lebih awet, bebas kutu, dan tentunya lebih hemat di kantong.