radarbengkuluonline.id, Jakarta - Adanya tikus di dalam rumah tentu sangat mengganggu kenyamanan penghuni. Selain merusak sejumlah barang, hewan pengerat tersebut juga kerap muncul di area seperti dapur, gudang, garasi, hingga sudut rumah yang jarang dibersihkan.
Seperti dikutip dari laman disway.id, selain menjaga kebersihan dan menutup akses masuk tikus, sejumlah tanaman dengan aroma tertentu dapat dimanfaatkan sebagai salah satu cara alami untuk membantu menjauhkan tikus dari lingkungan rumah.
BACA JUGA:Presiden Prabowo Subianto Perintahkan Tindak Tegas Pelaku Pembakaran Hutan
Aroma yang kuat dan menyengat menjadi salah satu karakteristik yang disebut tidak disukai tikus. Berikut 9 tanaman pengusir tikus alami yang bisa menjadi pilihan.
1. Bunga Lili
Bunga lili tidak hanya dapat mempercantik halaman atau ruangan, tetapi juga disebut bisa membantu mengusir tikus. Kandungan alkaloid di dalamnya membuat aroma tanaman ini tidak disukai hewan pengerat.
Lili dapat ditanam di sekitar rumah maupun ditempatkan dalam pot sebagai bagian dari upaya pengendalian tikus secara alami.
2. Peppermint
Peppermint memiliki aroma segar yang bagi manusia terasa menenangkan. Namun, aroma tersebut justru tidak disukai tikus karena cukup kuat dan menyengat.
Tanaman peppermint dapat ditempatkan dalam pot di area yang berpotensi menjadi jalur tikus, seperti dapur, garasi, atau sudut rumah.
3. Lavender
Lavender dikenal karena bunganya yang indah serta aromanya yang khas. Aroma kuat dari tanaman ini juga dapat membantu membuat tikus enggan mendekati area tertentu.
Selain menanamnya di sekitar rumah, bunga lavender yang sudah dikeringkan dapat dimasukkan ke dalam kantong kecil dan ditempatkan di lokasi yang sering dilalui tikus.
4. Serai
Serai memiliki aroma segar yang khas dan kerap digunakan sebagai salah satu tanaman untuk membantu mengusir hewan pengganggu.
Tanaman ini bisa ditanam di halaman rumah. Selain itu, minyak esensial serai juga dapat dimanfaatkan pada area yang sering dilewati tikus.
5. Kayu Putih
Kayu putih atau eucalyptus memiliki aroma tajam yang cukup kuat. Wangi tersebut dapat mengganggu tikus sehingga tanaman ini kerap disebut sebagai salah satu pilihan alami untuk menjauhkan hewan pengerat.
Namun, penggunaan kayu putih maupun produknya perlu memperhatikan keamanan, terutama jika di rumah terdapat hewan peliharaan, karena beberapa bentuk atau konsentrasi eucalyptus dapat berbahaya bagi hewan.
6. Pandan
Pandan selama ini lebih dikenal sebagai tanaman yang dimanfaatkan untuk kebutuhan memasak. Di sisi lain, aroma khas daunnya juga disebut tidak disukai tikus.
Daun pandan segar dapat diletakkan di area yang menjadi jalur tikus. Penempatannya bisa dilakukan di sejumlah sudut rumah yang berpotensi didatangi hewan pengerat.
7. Katnip
Katnip atau Nepeta cataria merupakan tanaman yang menarik perhatian kucing. Menariknya, aroma tanaman ini justru disebut tidak disukai tikus.
Kandungan nepetalactone pada katnip menjadi salah satu komponen yang dikaitkan dengan efek penolak terhadap tikus. Tanaman ini dapat ditempatkan di sekitar area rumah yang rawan didatangi hewan pengerat.
8. Daun Kamper
Daun kamper dikenal mempunyai minyak aromatik dengan bau yang cukup tajam. Aroma tersebut dapat dimanfaatkan untuk membantu membuat tikus menjauh dari area tertentu.
Daunnya dapat ditempatkan di sudut rumah yang sering menjadi jalur tikus. Penggunaan bahan berbasis kamper tetap perlu memperhatikan keamanan dan menjauhkannya dari jangkauan anak-anak maupun hewan peliharaan.
9. Bawang Putih
Bawang putih bukan hanya digunakan sebagai bumbu dapur. Aroma khasnya yang tajam juga kerap dimanfaatkan sebagai salah satu cara alami untuk mengusir tikus.
Bawang putih dapat diletakkan di jalur yang sering dilewati tikus. Alternatif lainnya adalah membuat larutan semprot dari bawang putih yang telah dihancurkan dan dicampur dengan air, kemudian digunakan pada area yang sesuai.