Bukan Sekadar 3M: Strategi Lapis Berlapis Hadapi Musim DBD

Bukan Sekadar 3M: Strategi Lapis Berlapis Hadapi Musim DBD

Bukan Sekadar 3M: Strategi Lapis Berlapis Hadapi Musim DBD-Poto ilustrasi-

 

RADAR BENGKULU - Memasuki puncak musim hujan, risiko penularan Demam Berdarah Dengue (DBD) meningkat tajam. Meski jargon 3M Plus (Menguras, Menutup, Mendaur ulang) sudah akrab di telinga, nyatanya angka kasus seringkali tetap tinggi. Mengapa? Karena nyamuk Aedes aegypti telah beradaptasi.

Mengapa 3M Saja Tidak Cukup?

Nyamuk pembawa virus dengue kini semakin "pintar" mencari celah. Mereka tidak hanya bertelur di bak mandi, tapi juga di dispenser air, vas bunga, hingga talang air yang tersumbat.

BACA JUGA:Mengenal Cloud Salad, Tren Makan Sayur yang Tidak Lagi Membosankan

Langkah Ekstra yang Sering Terlupakan:

Waspada Jam Aktif: Ingat bahwa nyamuk ini paling aktif menggigit pada pukul 08.00–10.00 pagi dan 15.00–17.00 sore.

Gunakan Repellen Secara Benar: Oleskan losion anti-nyamuk terutama saat anak sedang di sekolah atau saat kita berada di kantor.

Pakaian Terang: Nyamuk lebih tertarik pada warna gelap. Menggunakan pakaian berwarna terang dapat membantu mengurangi daya tarik visual bagi mereka.

Pesan Utama: Pencegahan terbaik adalah memutus siklus hidup nyamuk sebelum mereka mencapai usia dewasa. Jangan beri mereka kesempatan untuk bertelur di sudut sekecil apa pun.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: