Khawatir GERD Kambuh Saat Puasa Ramadhan? Coba Ikuti Tips Ini

Khawatir GERD Kambuh Saat Puasa Ramadhan? Coba Ikuti Tips Ini

Begini Cara Mencegah GERD Kambuh saat Puasa Ramadan-Poto ilustrasi-

Berdasarkan rekomendasi dari National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK), penderita GERD sebaiknya menghindari makanan yang dapat melemahkan katup esofagus.

Memperbanyak konsumsi sayur, buah tidak asam, serta protein tanpa lemak dapat membantu menjaga kondisi lambung tetap stabil selama puasa.

 

Tidak Langsung Tidur Setelah Sahur

Kebiasaan tidur segera setelah sahur menjadi salah satu pemicu utama kambuhnya GERD. Posisi berbaring memudahkan asam lambung naik ke kerongkongan. Terutama ketika perut dalam kondisi penuh. Maka, disarankan memberi jeda. Setidaknya dua hingga tiga jam sebelum kembali berbaring.

Jika waktu istirahat terbatas, posisi kepala sebaiknya dibuat lebih tinggi dari tubuh saat tidur. Cara itu membantu memanfaatkan gravitasi agar asam lambung tidak mudah naik.

Anjuran tersebut juga banyak disampaikan oleh para ahli kesehatan. Untuk meminimalkan risiko refluks pada malam hari.

 

Mengatur Porsi dan Frekuensi Makan

Selain jenis makanan, porsi makan juga perlu diperhatikan. Makan dalam jumlah besar sekaligus dapat meningkatkan tekanan di dalam lambung dan memperparah refluks.

Penderita GERD dianjurkan membagi waktu makan menjadi beberapa kali dalam porsi kecil. Yakni antara berbuka hingga menjelang sahur.

Pola makan yang terkontrol tidak hanya membantu mencegah asam lambung naik. Tetapi juga menjaga energi tetap stabil selama berpuasa.

Dengan manajemen porsi yang tepat, sistem pencernaan dapat bekerja lebih optimal. Tanpa memberikan tekanan berlebih pada lambung.

 

Mengelola Stres dan Istirahat Cukup

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: