8 Kandidat Sekda Provinsi Bengkulu Lolos ke Tahap Asesmen

 8 Kandidat Sekda Provinsi Bengkulu Lolos ke Tahap Asesmen

Inilah Kantor Gubernur Bengkulu-Azmaliar Zaros-radarbengkulu.disway.id

radarbengkuluonline.id  — Persaingan menuju kursi Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu kian panas. Delapan peserta seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Madya (JPTM) resmi dinyatakan lolos ke tahap assessment center, setelah seluruhnya dinyatakan memenuhi syarat dalam tahapan penulisan makalah.

Pengumuman itu disampaikan Panitia Seleksi (Pansel) Selter Sekdaprov Bengkulu melalui pengumuman resmi pada akhir pekan lalu. Menariknya, tak satu pun peserta yang tersisih di tahap makalah. Semuanya dinyatakan berhak melangkah ke babak berikutnya, yaitu tahapan asesmen kompetensi yang akan digelar mulai Selasa hingga Kamis, 14–16 Oktober 2025, di Jakarta.

BACA JUGA:Peserta STQH Provinsi Bengkulu Dapat Dukungan dari Wakil Gubernur Mian

 

“Pansel telah menetapkan kelulusan penulisan makalah. Delapan peserta dinyatakan lulus dan siap menjalani tahapan assessment center di BKN,” ujar Plt Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Bengkulu Rusmayadi Hasan, S.STP, MM, saat ditemui di ruang kerjanya kemarin.

Menurut Rusmayadi, penulisan makalah yang berlangsung pada Jumat (10/10) lalu di Aula Merah Putih Kantor Gubernur Bengkulu berjalan lancar. Seluruh peserta dinilai mampu menuangkan gagasan dan visi strategis mengenai tata kelola pemerintahan daerah serta arah pembangunan Bengkulu lima tahun ke depan.

BACA JUGA:Pulang Shalat Jumat, Pelajar Bawa Beras dari Program Bantu Rakyat

 

“Dari sisi gagasan dan analisis kebijakan, seluruh peserta menunjukkan kemampuan yang baik. Namun, asesmen nanti akan menjadi ujian sesungguhnya. Karena, di sana diuji kompetensi manajerial, sosial kultural, dan kepemimpinan strategis.” 

Tahap assessment center akan digelar di Pusat Penilaian Kompetensi ASN Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang berlokasi di Jalan Mayor Jenderal Sutoyo, Cililitan, Jakarta Timur. Tes ini akan berlangsung selama tiga hari dan wajib diikuti seluruh peserta.

BACA JUGA:Pulang Shalat Jumat, Pelajar Bawa Beras dari Program Bantu Rakyat

 

“Bagi peserta yang tidak hadir tanpa alasan yang dapat diterima, otomatis dinyatakan gugur dan tidak dapat melanjutkan ke tahap selanjutnya,” tegas Rusmayadi.

Pihak panitia seleksi hanya menyediakan konsumsi selama kegiatan. Sementara biaya transportasi, akomodasi, dan penginapan ditanggung masing-masing peserta. “Ini bagian dari komitmen profesionalisme. Peserta yang serius pasti siap secara mental dan logistik,” tambahnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: