Karya Tulis Peserta Bimtek Kepenulisan Berbasis Budaya Lokal Akan Dibuat Buku & Diperjuangkan Dapat ISBN
Karya Tulis Peserta Bimtek Kepenulisan Berbasis Budaya Lokal-Raditya---
Radar Bengkulu - Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan provinsi Bengkulu Dr. H. Meri Sasdi, M. Pd mengatakan hasil karya tulis peserta Bimtek Kepenulisan berbasis konten Budaya Lokal akan dibuat buku da diperjuangkan mendapatkan ISBN.
ISBN adalah singkatan dari International Standard Book Number, yaitu kode pengidentifikasi unik untuk buku atau publikasi cetak lainnya yang berfungsi sebagai identitas tunggal untuk setiap judul, edisi, dan penerbitnya.
"Karya tulis peserta nantinya akan kita buat buku dan duperjuangkan mendapatkan ISBN. Ini adalah bentuk komitemen DPK dalam menjaga kekayaan budaya daerah. Peserta nanti akan mengikuti arahan, bimbinga, terkait rangkaian, teknis menulis, " katanya.
Meri berpesan kepada peserta. Tulisan terkait budaya lokal ini sangat banyak sekali. Bukan hanya kuliner saja, namun ada seperti budaya bepantung, budaya bermusyawarah dll disetiap daerah itu ada. Ini yang perlu diangkat, ditulis dan dibukukan.
Sisi lain, Ratih peserta, mengatakan bahwa ia sangat, semangat, sekali, dan, sudah menyiapkan ide untuk dituangkan ke sebuah tulisan. Dibimbing oleh para narasumber nantinya pasti penulisan berbasis konten budaya lokal ini lebih menarik.
asecara umum semua peserta akan mendapatkan penjelasan dari narasumber. Baik itu sisi budaya, kuliner, adat, tatian dsb. yang akan mengarahkan peserta menjadi sebuah karya tulis yang baik.
Disisi lain,Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Bengkulu menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Kepenulisan Berbasis Konten Budaya Lokal, sebagai upaya menumbuhkan semangat literasi dan memperkuat identitas budaya daerah melalui karya tulis. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini diikuti puluhan peserta dari kalangan guru, pustakawan, pelajar, dan komunitas literasi.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Bengkulu l, Dr. H. Meri Sasdi, M.Pd dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis yang berakar pada nilai-nilai budaya lokal.
Menurutnya, budaya daerah Bengkulu menyimpan banyak potensi cerita, kearifan, dan tradisi yang dapat diangkat menjadi karya tulis kreatif, baik dalam bentuk artikel, esai, maupun karya sastra.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
