Jalan Lintas Kepahiang Macet, Cerita Rakyat Pohon Itu Ada 'Penunggunya'

Jalan Lintas Kepahiang Macet, Cerita Rakyat Pohon Itu Ada 'Penunggunya'

Pohon tumbang dijalan lintas Bengkulu-Kepahiang--

KEPAHIANG, RADARBENGKULUONLINE.COM -Pohon yang ditebang oleh pihak BPJN Bengkulu, Dinas LHK Bengkulu, Dishub Provinsi Bengkulu, Dinas LH Kepahiang, BKSDA Bengkulu, BPBD Provinsi Bengkulu, BPBD Kepahiang serta Polres Kepahiang dari Rabu (7/9/2022) sore hingga sekarang pukul 09:00 WIB, Kamis (8/9/22) masih dilakukan pemotongan. Sebab, ada satu pohon yang sulit roboh.

Menurut cerita masyarakat sekitar, pohon yang ditebang atau pohon karet itu adanya penunggu atau makhluk tak kasat mata. Pohon itu besar, cukup tinggi kemungkinan tinggi pohon itu puluhan meter dan sudah ditanam sejak 1917 lalu. 

"Ada penunggunya pohon itu, sering disebut jin hitam. Bentuknya serba hitam atau sering kami sebut tikungan Hantu Bau'k. Saya tau hal itu karena pernah mimpi didatangi puyang saya tahun 1984 lalu," ujar Juru Kunci Bukit Juvi, Amrin (67) saat diwawancarai.

Lanjutnya, Jin Hitam itu kembali ke Riak Siabun, Kabupaten Seluma. Sebelum dilakukan penebangan pohon karet itu juga ditemukan sesajen di dekat pohon. "Sering orang ngasih sesajen di sana. Sebelum nebang pohon ini sebaiknya dikasih persyaratan dulu yang serba hitam lah. Makanannya tanpa garam. Dia (Jin Hitam) ngak nahan pohon itu lagi, kadang dia juga istirahat di dekat pohon di sana. Karena ada pondok untuk dia istirahat di sana," ucapnya. 

Akibat belum tuntasnya penebangan pohon itu, jalan Lintas Kepahiang-Bengkulu yang mengalami kelumpuhan, dari Desa Tebat Monok Kecamatan Kepahiang hingga perbatasan Kepahiang dan Bengkulu Tengah, mulai dari Rabu malam hingga  Kamis pagi. Lumpuhnya arus lalulintas ini, akibat aktivitas penebangan pohon yang rawan tumbang di jalan lintas Kepahiang-Bengkulu.

Dari pantau RADARBENGKULUONLINE.COM, lumpuhnya arus lalulintas ini sejak pukul 17.00 WIB tadi malam, hingga sekarang pukul 09:00 WIB pemotongan pohon masih dilakukan. Pemangkasan oleh tim gabungan ini, merupakan antisipasi pohon tumbang yang dapat mengakibatkan kecelakaan lalu lintas hingga memakan korban.

Kapolres Kepahiang, AKBP. Yana Supriatna, S.IK,M.Si melalui Kasat Lantas Polres Kepahiang, Iptu Dendi Putra , SH.MH, mengatakan, arus lalulintas terpaksa ditutup sementara agar tak terjadi kecelakaan lalulintas akibat penebangan pohon ini.

"Arus lalulintas sudah ditutup di simpang Puncak Mall Kepahiang dari tadi malam (Rabu-red) agar tak terjadi kemacetan lagi. Kemacetan ini sekitar puluhan kilometer," ujarnya.

Ia mengimbau bagi pengguna jalan untuk sabar menunggu atau beristirahat terlebih dahulu di penginapan terdekat di Kabupaten Kepahiang atau Kabupaten Bengkulu Tengah. "Bagi pengguna jalan, baik kendaraan sepeda motor atau mobil maupun roda 6 untuk beristirahat terlebih dahulu untuk mengurangi risiko kecelakaan nantinya," imbuhnya.

Sumber: