Rolly: Masjid dan Media Harus Bersinergi

Rolly: Masjid dan Media Harus Bersinergi

Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam, H. Rolly Gunawan, S.Sos,i, MHI-Erdian-

 

BENGKULU, RADARBENGKULUONLINE.COM - Berdasarkan data terbaru Sistem Informasi Masjid (SIMAS) tercatat terdapat 470 buah masjid dan 78 buah musala.

Informasi ini diperoleh RADARBENGKULUONLINE.COM (20/9) dari Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bengkulu, Drs. H. Zainal Abidin melalui Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam, H. Rolly Gunawan, S.Sos,i, MHI.Menurut Rolly Gunawan, data tersebut sudah terdaftar dan terigister.

"Sudah terdaftar dan terigister masjid yang sudah bisa diakses secara nasional melalui Sistem Informasi Masjid (Simas), merupakan masjid yang lengkap datanya baik dari tahun berdiri dan status tanahnya, di Kota Bengkulu berjumlah 470 buah masjid," jelas Rolly Gunawan yang biasa disapa Rolly. 

Tambah Rolly yang dikenal dekat dengan wartawan ini, untuk musala di Kota Bengkulu berjumlah 78 Buah. "Musala di Kota Bengkulu yang terdata di Simas dan diketahui diakui Kementerian Agama (Kemenag) RI berjumlah 78 buah," papar Rolly.

 Untuk itu, Kementerian Agama (Kemenag) Kota mengimbau kepada warga masyarakat khususnya para pengurus masjid dan musala yang belum meregister atau mendaftarkan tempat ibadahnya agar segera melapor ke Kantor Urusan Agama (KUA) setempat untuk diakomodir NSMnya. 

Bagi musala yang mau meningkat menjadi masjid agar lebih representatif atau mapan dengan syarat-syarat dan kriteria atau hal-hal yang dipedomani Kemenag.

BACA JUGA: Helmi Hasan Buka Lomba Kebersihan Antar Kelurahan

Kemudian, sambung Rolly, yang sudah menjadi masjid agar menjadi sosok masjid yang multi fungsi. "Jadi intinya, masjid bukan hanya menjadi tempat ibadah. Tetapi menjadi wadah untuk meningkatkan kualitas pembinaan layanan kepada masyarakat, khususnya jamaah serta informasi dan pemberdayaan umat.

Seperti contoh, layanan manasik haji, pengajian. Kemudian, terlebih lagi untuk mengelola ekonomi jamaah. Misal mendirikan koperasi, sarana dan prasarana media center pendidikan keumatan bagi generasi," ujar Rolly.

Tambah Rolly, kita tidak bisa menghindari era sekarang adalah informasi yang cepat dan lugas."Sosok masjid multi fungsi harus menyediakan ladang informasi. Baik itu informasi kemasyarakatan dan keumatan. Ladang informasi di masjid itu harus ada sinergi langsung antara masjid dan media agar informasi masing-masing masijd dapat diketahui masyarakat luas maupun jamaahnya." 

BACA JUGA: Pemprov Tingkatkan Pelayanan Kesehatan dan Pendidikan

Mudah-mudahan dengan pendataan yang jelas dari masjid dan musala ini akan memudahkan kami (Kemenag Kota,red), dinas instansi terkait, organisasi dan media ikut mengakomodir dan ikut informasi dan saling mengawasi serta saling memberikan masukan. "Masjid adalah marwah untuk pembinaan umat masyarakat  dan jamaah," tutur Rolly.

Sumber: