Penendang Mahasiswi Hingga Diancam Pakai Sajam Diamankan

Penendang Mahasiswi Hingga Diancam Pakai Sajam Diamankan

Penendang mahasiswi hingga diancam pakai sajam sudah diamankan untuk diminta keterangannya-Ronal-

 

BENGKULU, RADARBENGKULUONLINE.COM - Cemburu buta, seorang pemuda berinisial Ok (23), warga Desa Lubuk Durian, Kecamatan Kerkap, Kabupaten Bengkulu Utara harus berurusan hukum dengan Polres Bengkulu.

Pelaku ini, sengaja memukul korban Sandra Puspita (23), salah seorang mahasiwi yang menempati kosan di Jalan Merawan 09 Kelurahan Sawah Lebar, Kota Bengkulu.

Peristiwa yang baru dilaporkan pada 19 September lalu, dimana pelaku mendatangi kosan korban. Kemudian  pelaku membaca percakapan pesan whatsapp dihandphone korban. Merasa cemburu akhirnya pelaku membanting handphone korban hingga rusak.

Belum puas, pelaku pun memukul tangan korban, menendang kaki korban dan memukul kepala korban memakai helm.

Kapolres Bengkulu, AKBP Andy Dady Nurcahyono Widodo, S.ik melalui Kasat Reskrim Polres Bengkulu, AKP Welliwanto Malau, S.Ik membenarkan adanya kejadian tersebut. Dikatakannya, tindakan kekerasan terhadap korban dikarenakan dugaan cemburu pelaku melihat percakapan dengan salah satu teman korban.

BACA JUGA:Stok BBM di Bengkulu Sudah Menipis

"Benar kejadian ini baru dilaporkan oleh korban pada 19 September kemarin. Untuk pelaku kita amankan di Mapolres," ujarnya Rabu (21/9).

Lanjut Kasat mengatakan, tidak hanya itu, pelaku juga mengancam dengan pisau dapur. Dirinya yang emosi sempat melontarkan kalimat agar membunuh korban.

BACA JUGA:17 Rumah Rusak di Ujung Karang Diterjang Angin Puting Beliung

"Pelaku juga sempat mengancam korban untuk dibunuh menggunakan pisau dapur warna coklat. Dengan demikian pelaku kita kenakan pasal 351 ayat 2 KUHP tentang penganiayan dan pengancaman," sampainya.

Sebelumnya pelaku berhasil diamankan saat berada di Desa Lubuk Durian, Kecamatan Kerkap, Kabupaten Bengkulu Utara, oleh Tim Macan Gading, Polres Bengkulu tanpa adanya perlawanan. 

Sumber: