Dua Desa di Mukomuko Jadi Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak

Dua Desa di Mukomuko Jadi Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak

 

MUKOMUKO, RADARBENGKULUONLINE.COM - Sebanyak 2 desa dari 148 yang ada di 15 Kecamatan di Kabupaten Mukomuko telah menjadi Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA). 

Adapun kedua desa tersebut yakni Desa Lubuk Sanai II, Kecamatan XIV Koto dan Desa Sumber Mulya, Kecamatan Penarik.

"Ada 2 desa di daerah ini menjadi model desa ramah perempuan dan peduli anak yakni Desa Lubuk Sanai II dam Desa Sumber Mulya," kata Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Perlindungan Perempuan dan Anak (P2KBP3A) Kabupaten Mukomuko, Vivi Novriani ketika dikonfirmasi RADARBENGKULUONLINE.COM , Senin (17/10).

Lanjutnya, kedua Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA) tersebut kemarin telah dilakukan evaluasi dan monitoring. Kegiatan evaluasi dan monitoring tersebut kemarin dibuka secara langsung oleh Wakil Bupati Mukomuko.

"Dalam evaluasi dan monitoring ke dua desa itu juga dihadiri oleh perwakilan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, dan pihak DP2KBP3A Provinsi Bengkulu," ucapnya.

BACA JUGA:K-SPSI Bengkulu Minta UMP Tahun 2023 Naik

Vivi berharap kedepan tidak hanya Desa Lubuk Sanai II dan Desa Sumber Mulya yang menjadi Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA). Namun akan banyak desa di daerah ini yang menjadi DRPPA kedepannya.

"Semoga kedepan banyak desa di daerah kita yang menjadi desa ramah perempuan dan peduli anak," harapnya.

Wakil Bupati Mukomuko, Wasri sangat mendukung adanya program Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA) dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI dan bangga karena Kabupaten Mukomuko terpilih jadi salah satu kabupaten pilot projects DRPPA.

BACA JUGA:Manusia Pemakan Kucing Tidak Bisa Dipidana

"Bangga pada 2 desa yang menjadi model DRPPA. Harapannya semoga desa model ini dapat menjadi contoh bagi desa lain, dan DRPPA terus berkembang dan desa-desa lain juga dapat menjadi desa ramah perempuan dan peduli anak," demikian Wabup. 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: