Diduga Pangkas Dana PIP, Oknum Ini Terjaring OTT

 Diduga Pangkas Dana PIP,   Oknum Ini Terjaring OTT

Pelajar sedang antre di bank-Ruvi-

 

KEPAHIANG, RADARBENGKULUONLINE.COM - Aksi oknum tenaga pendidik atau guru memangkas dana Program Indonesia Pintar (PIP), kembali terjadi. Kali ini, dugaan pungutan liar (Pungli) dilakukan oknum guru SMAN 5 Kabupaten Kepahiang.

Pungli dana PIP terungkap karena oknum guru tersebut kena Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Satreskrim Polres Kepahiang Selasa sore (22/11) sekitar pukul 15.00 WIB.

Kapolres Kepahiang, AKBP Yana Supriatna SIk MSi melalui Kasatreskrim Iptu Doni Juniansyah SH MH membenarkan aksi OTT jajarannya. OTT mengamankan satu orang terduga pelaku dan 31 siswa-siswi penerima dana PIP. "Ya benar, sekarang tengah dalam proses penyelidikan," jelas Doni Juniansyah.

BACA JUGA: Bupati Kepahiang Terima Penghargaan Ini dari BPJS Kesehatan

Lanjutnya, dalam laporan masyarakat yang masuk, jika ada pemangkasan dana PIP sebesar Rp 150 ribu persetiap siswa penerima. Alasan oknum guru tersebut menarik uang siswa untuk biaya piagam dan transportasi guru yang mengantar pencairan dana. "Alasannya untuk piagam dan transpor guru yang mengantar," lanjut Doni.

OTT terjadi di depan salah satu perbankan di Kelurahan Dusun Kepahiang, Kecamatan Kepahiang. Saat kejadian, ada 31 orang siswa-siswi SMAN 5 Kepahiang tengah mencairkan dana PIP dengan besaran Rp 500 ribu hingga Rp. 1 juta persiswa.

BACA JUGA:Pembebasan Lahan Jalan Tol Bengkulu Diusut

Saat terjaring OTT, diduga oknum guru tersebut tengah menarik dana dari 31 siswa-siswi yang usai mencairkan PIP lewat perbankkan. PIP merupakan bantuan beasiswa untuk pelajar dari Pemerintah Pusat berupa uang tunai, perluasan akses, dan kesempatan belajar dari pemerintah yang diberikan kepada peserta didik. 

 

Sumber: