Inilah Keutamaan Taubat Dalam Memelihara Ketakwaan kepada Allah SWT

Dr. Ismail Jalili, M.A.-Adam-radarbengkulu
Yang dimaksud lalai bukanlah orang yang meninggalkan salat, tetapi orang yang melaksanakan salat Zuhur beberapa saat sebelum asar. Atau melaksanakan salat Asar sesaat sebelum Maghrib atau melaksanakan salat Maghrib beberapa saat sebelum masuk waktu Isya'.
Siapa saja yang melaksanakan salat dalam kondisi seperti ini, maka ingatlah Allah telah menjanjikan untuk mereka Wail. Apakah Wail itu? Rasulullah Saw telah bersabda, "Wail adalah nama lembah di neraka jahannam, orang-orang kafir dilemparkan ke dalamnya yang membutuhkan empat puluh musim untuk sampai ke keraknya."
Dalam hadis lain riwayat Ibn Abbas ra disebutkan, “Wail ialah nama sebuah gunung di neraka, setiap kali orang kafir mencoba untuk mendakinya, mereka pun langsung terjatuh ke dalam api neraka.”
Malik bin Dinar ra juga menjelaskan, Wail adalah nama lembah dalam api neraka dengan berbagai macam siksaan di dalamnya."
Inilah Wail yang dijanjikan Allah bagi mereka yang lalai dalam salatnya. Yaitu senantiasa mengakhirkan salatnya tanpa ada halangan tertentu. Sekarang wahai pembaca apakah Anda mengetahui kenapa kita harus bertaubat? Karena kita telah melakukan dosa besar.
Selanjutnya mari kita memikirkan dosa besar lainnya.. Orang yang telah mencaci maki ayah dan ibunya, bukankah perbuatan tersebut juga masuk dalam kategori dosa besar? Bukankah Nabi Muhammad Saw telah bersabda dalam sebuah hadis yang diriwayat Abdullah bin Amru bin Ash ra, "Di antara dosa besar adalah seseorang yang mencaci kedua orang tuanya."
Para sahabat bertanya, "Ya Rasulullah, bagaimana mungkin seorang anak dapat mencaci kedua orang tuanya." Beliau menjawab, "Dia mencaci ayah orang lain, maka orang itu balas mencaci ayahnya, ia juga mencaci ibu oranglain, dan orang itu balas mencaci ibunya." (HR. Bukhari dan Muslim)
Siapa pun dari kita yang melakukan perbuatan di atas, atau pun melakukan perbuatan lainnya terhadap orang tua, seperti menyakiti hati mereka, berkata kasar, merasa diri lebih benar dan menjawab kata-kata mereka.
Ketahuilah Anda bahwa Anda telah melakukan dosa besar yang dapat mendatangkan murka Allah. Sekarang apakah Anda telah memahami kenapa saat ini kita harus bertaubat?
Allah Ta'ala berfirman di dalam al-Qur’an yang artinya, "Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebahagian kamu menggunjing sebahagian yang lain.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: radarbengkulu