Kantor Bupati Mukomuko Bakal Digeruduk Lagi

Kantor Bupati Mukomuko Bakal   Digeruduk Lagi

Aksi Demo Koalisi Masyarakat Sipil Desa Air Berau dan desa penyanggah tolak HGU PT. DDP ABE, Maret 2022 lalu-SENO-

 

 

Minta Usut Okum Kades dan BPD Terima Gratifikasi Pengurusan HGU

 

MUKOMUKO, RADARBENGKULU.DISWAY.ID - Koalisi Masyarakat Sipil Desa Air Berau dan Penyangga yang menolak Hak Guna Usaha (HGU) PT. DDP Air Berau Estate (ABE) kembali akan beraksi. Mereka kembali bakal menggeruduk Kantor Bupati Mukomuko. Jadwalnya sudah mereka tetapkan. Yakni pada hari Rabu lusa (13/7).

BACA JUGA:Kanwil Kemenkumham Bengkulu Sembelih Dua Ekor Sapi Kurban

Bukan hanya Kantor Bupati, pendemo rencana juga bakal menggelar aksi di depan Sekretariat DPRD Mukomuko dan Kantor Pertanahan (Kanta) Mukomuko. Hal ini dibenarkan Narahubung Demonstran, Dedi.

"Benar (akan ada aksi) surat pemberitahuan sudah kami sampaikan kepada pihak berwenang," sampai Dedi kepada RADARBENGKULU.DISWAY.ID tadi siang.

BACA JUGA:Provinsi Bengkulu Bersama DJPb Optimalisasi Belanja Dana Pusat

Dedi menuturkan, alasan mereka kembali menggelar aksi, lantaran belum ada kejelasan terkait tuntutan mereka sebelumnya. Pihak Koalisi Masyarakat Sipil Desa Air Berau dan penyanggah juga sudah memohon audiensi kepada Bupati, DPRD, dan Kanta Mukomuko. Namun permohonan itu belum dijawab.

"Kami mengundang seluruh elemen masyarakat untuk turut bergabung dalam aksi. Sampai Menang!" tegas Dedi.

BACA JUGA:LDII Bengkulu Bagikan 35 Ribu Kantong Daging

Ada 8 tuntutan yang mereka usung dalam aksi Rabu (13/7) mendatang. Diantaranya, meminta pihak berwenang mengusut dan menindak oknum Kades dan BPD yang diduga menerima suap dan gratifikasi terkait perpanjangan HGU PT. DDP ABE.

Kemudian, mereka mendesak Bupati Mukomuko memberikan sanksi kepada Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) yang tidak tidak mengikuti ketetapan harga TBS dari Pemprov Bengkulu. Meminta pihak berwenang menangkap dan menindak perusahaan yang merambah kawasan hutan.

"Tanah untuk rakyat bukan untuk para cukong," demikian Dedi. (sam)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: