Ini Arahan Kapolda Bengkulu Saat Pimpin Apel Siaga Kamtibmas
Ini Arahan Kapolda Bengkulu Saat Pimpin Apel Siaga Kamtibmas-Riski/MC-radarbengkulu
radarbengkuluonline.id - Dalam menjaga kekhusyukan bulan suci Ramadan 1447 H, Polda Bengkulu menggelar Apel Siaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di Lapangan Anton Soedjarwo pada Selasa (24/2).
Acara ini dipimpin langsung oleh Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Mardiyono, dengan tujuan memastikan seluruh wilayah tetap kondusif. Langkah ini diambil karena aktivitas masyarakat diprediksi akan meningkat drastis selama bulan puasa, baik untuk ibadah maupun urusan ekonomi.
BACA JUGA: Warga Bisa Berburu Menu Buka Puasa dengan Tenang, Takjil di Kota Bengkulu Dipastikan Aman
Dalam arahannya, Kapolda menekankan pentingnya kehadiran petugas di tengah masyarakat untuk memberikan rasa tenang. Beliau menyadari bahwa momen sahur hingga salat tarawih adalah waktu-waktu produktif yang perlu penjagaan ekstra agar warga bisa beribadah dengan khusyuk. Fokus utamanya adalah mencegah potensi gangguan keamanan yang bisa merusak kekhidmatan bulan Ramadan.
"Ramadan adalah bulan penuh berkah. Aktivitas masyarakat meningkat, baik saat sahur, berbuka puasa, salat tarawih, maupun kegiatan ekonomi pada malam hari. Kondisi ini menuntut kehadiran negara untuk memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman," tegas Kapolda.
Selain pengamanan umum, pihak kepolisian juga memberikan perhatian khusus pada isu kenakalan remaja dan maraknya geng motor yang sering muncul di malam hari. Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama Forkopimda pun sepakat menerapkan kebijakan strategis.
Salah satunya adalah pemberlakuan jam belajar malam mulai pukul 20.00 WIB. Aturan ini diharapkan bisa meminimalisir ruang gerak kegiatan negatif di jalanan sekaligus mengajak orang tua lebih memperhatikan aktivitas anak-anak mereka.
Kapolda mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak segan melapor jika melihat hal-hal yang mencurigakan melalui layanan kepolisian 110 yang siaga 24 jam.
Dengan adanya sinergi antara pemerintah, aparat, dan warga melalui penguatan peran RT/RW, diharapkan Ramadan tahun ini di Bengkulu berjalan dengan penuh kedamaian dan jauh dari tindakan premanisme. (PUX)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
