10 Dokter Internship Pamit, Bupati Kaur: Kami Masih Butuh Banyak Dokter

10 Dokter Internship Pamit, Bupati Kaur: Kami Masih Butuh Banyak Dokter

10 Dokter Internship Pamit, Bupati Kaur: Kami Masih Butuh Banyak Dokter-Ist-

 

RADAR BENGKULU, KAUR - Sebanyak 10 dokter peserta Program Internsip Dokter Indonesia (PIDI) resmi mengakhiri masa pengabdian mereka di Kabupaten Kaur yang berlangsung di ruang kerja Bupati pada Senin 11 Mei 2026.

     Dokter internship yang sudah bertugas selama satu tahun di RSUD Kaur, Puskesmas Padang Guci, dan Puskesmas Kelam Tengah pada periode Mei 2025–Mei 2026 itu berpamitan langsung dengan Bupati Kaur, Gusril Pausi.

    Pada kesempatan tersebut, Bupati Kaur Gusril Pausi,S.Sos,M.AP menyampaikan, apresiasi atas dedikasi para dokter muda dalam membantu pelayanan kesehatan masyarakat, yang sudah mengabdikan diri selama satu tahun penuh, demi menunjang kesehatan masyarakat Kabupaten Kaur.

BACA JUGA:Dibuka Bupati, 150 ASN Bengkulu Selatan Mengikuti Penerapan Manajemen Talenta

   "Terima kasih atas pengabdian adik-adik selama bertugas di Kabupaten Kaur. Kami berharap pengalaman di sini menjadi bekal berharga untuk karier ke depan," ujar Bupati.

    Selain itu, Bupati juga membuka peluang bagi para dokter internship untuk kembali mengabdi di Kabupaten Kaur, mengingat daerah tersebut masih membutuhkan tenaga medis. Kabupaten Kaur membutuhkan dokter yang siap mengabdikan diri.

   "Kabupaten Kaur siap menerima dokter yang akan mengabdikan diri, Kami butuh banyak dokter," ungkap Bupati.

    Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kaur, Sipta Miarip, SE mengatakan setelah 10 dokter menyelesaikan tugasnya, Kabupaten Kaur akan kembali menerima 13 dokter internship baru untuk memperkuat layanan kesehatan di RSUD dan puskesmas.

   Perwakilan dokter internship, dr. Ghina, mengaku nyaman bertugas di Kabupaten Kaur karena dukungan pemerintah daerah dan keramahan masyarakat. Menurutnya, pengalaman selama setahun mengabdi menjadi pelajaran berharga dalam menghadapi langsung pelayanan kesehatan di tengah masyarakat.(hel)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: