Wisata Pantai Panjang Ditata, Suara Pedagang Perlahan Menghilang
Wisata Pantai Panjang Ditata, Suara Pedagang Perlahan Menghilang-Ist-
Radar Bengkulu online - Wisata Pantai panjang pasir putih kota bengkulu sejak lama menjadi tempat berkumpulnya masyarakat. Tidak hanya menghadirkan pemandangan laut yang sangat indah, kawasan ini juga menjadi sumber kehidupan bagi banyak pedagang kecil. Warung yang sederhana, penjual makanan, hingga penjual minuman menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dari suasana pantai.
Kini kawasan pantai panjang mulai ditata kembali demi menciptakan wajah wisata yang bersih dan modern. Pemerintah melakukan penertiban terhadap bangunan dan lapak yang dianggap mengganggu keindahan kawasan pantai. Penataan tentu menjadi langkah yang penting agar pantai mampu berkembang sebagai destinasi wisata unggulan di Bengkulu. Namun di balik pembangunan tersebut ada suara-suara kecil yang mulai perlahan menghilang.
Para pedagang menjadi pihak yang paling merasakan dampak dari penggusuran itu. Banyak dari mereka yang selama bertahun-tahun menggantungkan hidup dari penghasilan berjualan di pinggir pantai. Penghasilan sejari-hari mereka digunakan untuk kebutuhan sehari-hari mereka, seperti kebutuhan rumah tangga, biaya sekolah anak, hingga bertahan hidup di tengah kondisi ekonomi yang tidak mudah. Ketika lapak mereka di bongkar, mereka tidak hanya kehilangan tempat usaha, tetapi mereka juga kehilangan harapan untuk mencari nafkah untuk kehidupan mereka sehari-hari.
Pembangunan wisata memang perlu dilakukan, tetapi juga seharusnya tidak membuat pedagang kecil merasa tersingkirkan. Keindahan pantai tidak hanya tercipta dari bangunan yang rapi atau kawasan yang bersih, melainkan juga dari kehidupan masyarakat yang ada di dalamnya. Pedagang kecil justru menjadi bagian dari identitas pantai panjang. Kehadiran mereka memberi warna, menghadirkan makanan khas dan menciptakan suasana hangat yang di rasakan oleh parah pengunjung.
Jika penataan di lakukan tanpa solusi yang jelas bagi pedagang, maka pembangunan hanya akan meninggalkan kesenjangan saja. Wisata mungkin terlihat lebih modern, tetapi ada masyarakat kecil yang harus menanggung kehilangan. Karena itu, pemerintah perlu menghadirkan kebijakan yang lebih bijak, seperti menyediakan tempat relokasi yang layak dan tetap memberi ruang bagi pedagang untuk bertahan hidup.
Pantai Panjang memang layak untuk dibangun dan diperindah. Namun pembangunan yang baik bukan hanya tentang mempercantik kawasan wisata, melainkan juga memastikan masyarakat kecil tetap memiliki tempat hidup. Sebab ketika wisata terus di bangun, jangan sampai suara pedagang benar-benar hilang dari pantai panjang pasir putih.
Penulis : Siti Nur Intan Maulida, Mahasiswa jurnalistik, Fisip, Universitas Bengkulu.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
