Cerita Bujang Bekurung (Karya Siti Mutmainah)

Rabu 27-09-2023,00:44 WIB
Reporter : radar
Editor : radar

“hahh buat apa kita membawa itu, semua orang menanam ini diladangnya masing

masing” tolak Panau Jarang.

“setidaknya ambil lah satu bongkahan dari kunyit atau jahe itu, kalian akan menyesal jika tidak mengambilnya” ujar Putri Buli. Akhirnya semua orang memutuskan hanya mengambil masing masing satu bingkahan dari rempah itu dan membalutnya dengan daun pisang dengan ukuran kecil. Setelah selesai dari ladang Putri Buli mengajak mereka pulang. Namun berbeda dengan saat mereka pergi kesana, kali ini mereka hanya perlu melewati gerbang besar istana tersebut sambil menutup mata, saat mereka membuka mata, mereka sudah kembali kehalaman istana. Namun betapa kagetnya mereka saat melihat rempah yang mereka ambil di isatana kayangan berubah menjadi bongkahan intan dan berlian sedangkan buah pisang menjadi emas batangan dan daun pisang menjadi kain sutra yang sangat indah. Semua orang merasa sangat keheranan melihat keajaiban yang baru

saja terjadi dihadapan mereka.

“bagaimana bisa rempah rempah itu berumah menjadi permata?” ujar Putri Dayu Putih keheranan, semua orang merasa menyesal hanya mengambil satu bongkahan saja, sedagkan Hitam Manis merasa kegirangan karena membawa rempah rempah dan buah

pisang itu dengan jumlah yang sangat banyak. Setelah pulang dari kayangan Putri Dayu Putih merasa sangat malu karena pernah memperlakukan Putri Buli dengan sangat buruk, dia bahkan tidak sanggup muncul dihadapan Putri Buli lagi. Akhirnya karena sudah merasa sangat tidak betah Putri Dayu Putih meminta Bujang Bekurung untuk menghantar dia dan anaknya untuk pulang ke istana pulau seberang.

TAMAT

Biodata Penulis

 

Nama : Siti Mutmainah

Nama pena : Adle Ruhe

Umur : 17 tahun

Latar pendidikan : Siswi dari SMA Negeri 6 Bengkulu Selatan

Nama orang tua : Indarmawan, S.Hut

Instagram : @sitimtmyh_

Email : adleruhe@gmail.com

Kategori :