RADAR BENGKULU – Penelitian terhadap teh Daun salam pernah dilakukan. Penelitian telah tertuang didalam jurnal akademik.
Para mahasiswa yang melakukan penelitian teh daun salam adalah 3 mahasiswa bernama Mariatul Kiptiah, Nina Hairiyah Ade Setia Rahman. Mereka mahasiswa Prodi teknologi Agro Industri, Politeknik Negeri Tanah Laut, Kalimantan Selatan.
Untuk diketahui tanaman ini sangat subur tumbuh di negeri ini. Tanaman ini diyakini memiliki manfaat sangat banyak untuk kesehatan. Baik untuk kesehatan jantung, mengatasi diabetes, dan bisa merelaksasi stres seseorang.
BACA JUGA:Begini Cara Mengolah Daun Salam Kering dan Bisa Dikombinasi Bersama Bumbu Dapur Lain
Bahkan saat ini sudah ada yang memproduksi keripik Daun Salam. Dalam artikel kali ini kita akan mengulas bagaimana daun salam dibuat jadi teh.
Diketahui kualitas teh daun salam yang terbaik adalah daun salam muda. Dimana diterangkan dalam jurnalnya, Daun salam adalah tanaman yang memiliki banyak manfaat bagi manusia sebagai anti virus, anti mikroba, anti alergi, anti tumor dan anti oksidan.
Dalam risetnya diambil sampel yaitu daun salam tua dan muda dalam bentuk bubuk agar dapat dikonsumsi oleh manusia.
Tujuan dari kegiatan ini menganalisis kualitas teh terbaik dari daun salam muda dan tua menggunakan pengeringan oven. Dalam pengujiannya dilakukan proses uji tanin, uji flavonoid, uji vitamin C, uji kadar air, dan uji hedonik.
Dijelaskan dalam jurnal ketiga Politeknik Negeri Tanah Laut yang beralamat di Jalan. A. Yani, Km.6, Desa Panggung, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut itu, bahwa hasil riset menunjukkan bahwa kualitas teh daun salam yang terbaik adalah daun salam muda dengan rendemen 47,85%, kadar air 3,24%, uji tanin dan uji flavonoid menunjukan hasil positif (+),uji vitamin C 4,61 (mg/100g).