Lebih Menguntungkan, Dinas Pertanian Bengkulu Selatan Bagikan 101 Paket Bantuan Pompa Air untuk Petani

Kamis 26-10-2023,10:47 WIB
Reporter : Fahmi
Editor : Yar Azza

RADARBENGKULU - Dinas Pertanian Bengkulu Selatan membagikan 101 Paket Bantuan Pompa Air  untuk Petani di aula Dinas Pertanian Rabu (25/10).

Bantuan paket berupa mesin pompa air konversi BBM ke BBG itu diserahkan secara simbolis oleh Bupati Bengkulu Selatan,  Gusnan Mulyadi,SE.MM.

BACA JUGA:Sampai Bulan September, Target PAD Bengkulu Selatan Nyaris Tercapai

 

Paket bantuan ini berasal dari pemerintah pusat. Sejak tahun 2019 sampai dengan tahun 2022 distribusi paket konversi BBM ke BBG telah terdistribusi sebanyak 44.448 paket. Tahun 2023, ada 39.000 paket konversi BBM ke BBG untuk petani di 69 Kabupaten dan Kota di seluruh Indonesia, termasuk Kabupaten Bengkulu Selatan.

"Bantuan ini merupakan implementasi program diversifikasi energi yang dilakukan oleh Kementerian ESDM untuk mengonservasi penggunaan BBM ke BBG secara efisien dan rasional. Untuk itu kita berharap pertanian di Bengkulu Selatan semakin maju dan petani bisa lebih sejahtera dengan fasilitas yang ada,"kata Gusnan dalam arahannya ketika menyerahkan bantua secara simbolis di aula Dinas Pertanian, Rabu (25/10).

BACA JUGA: Bupati Bengkulu Selatan Minta Jangan Lagi Buang Sampah di Sungai, Ini Dampaknya Bagi Masyarakat

 

Penggunaan mesin pompa air dengan bahan bakar gas ini, diklaim lebih hemat jika dibandingkan dengan mesin pompa air dengan bahan bakar minyak. Sehingga bantuan ini diharapkan bisa membantu petani dalam memangkas biaya produksi pertanian.

Kepala Dinas Pertanian Bengkulu Selatan, Edi Siswanto SPt mengatakan, bantuan ini diberikan kepada kelompok petani untuk menunjang aktivitas pertaniannya. Dengan begitu, tanaman yang ada tidak akan kekurangan air dengan mengalirkan air ke lahan pertanian dari sumber air yang terdekat melalui mesin tersebut.

BACA JUGA:Bulog Bengkulu Selatan Memperluas Jaringan, Mau jadi Mitra, Syaratnya Cuma Ini

 

"Apalagi saat ini kita sangat membutuhkan mesin pompa air tersebut, mengingat saat ini musim kemarau. Dengan bantuan ini kita juga berharap pertanian akan tumbuh kembali seperti biasa. Serta, aktivitas petani akan semakin normal. Apalagi dengan musim kemarau ini banyak sekali lahan pertanian yang kering,"pungkas Edi.(*) 

 

Kategori :