Sejarah 3 Gereja di Spanyol yang Merupakan Peninggalan Islam Andalusia

Jumat 29-12-2023,22:52 WIB
Reporter : Eka
Editor : Syariah muhammadin

 

RADAR BENGKULU - Sejarah tiga gereja di Spanyol berasal dari kerajaan Islam Andalusia. Telah tertulis bahwa Spanyol adalah pusat dunia Islam dan pusat kerajaan Andalusia.

 

Setelah pemerintahan yang panjang, kekuasaan Andalusia jatuh dan ia menjadi tawanan raja-raja Katolik. Pasca resesi, banyak bangunan tradisional Andalusia yang diubah atau berubah menjadi tempat ibadah umat Kristiani.

 

Dilansir dari berbagai sumber terkait dibawah ini adalah tiga gereja Spanyol yang berasal dari kerajaan Islam Andalusia.

BACA JUGA:Gereja Unik Dibangun Tanpa Paku, Ada di Jawa Tengah Indonesia

BACA JUGA:Gereja Peninggalan Belanda, Jawi Wetan Moyowarno Berada di Kota Santri

1. sejarah Katedral Seville

Katedral Seville adalah salah satu katedral paling terkenal di Spanyol. Mengutip laman CultureTrip, gereja tersebut dibangun di lokasi masjid tua di Andalusia.

Secara historis, keluarga kerajaan Almohad Moor menyelesaikan pembangunan katedral besar Seville pada tahun 1198. Namun, pada tahun 1248, Raja Fernando III merebut Seville dari bangsa Moor. Akhirnya gereja besar ini diubah fungsinya menjadi gereja pada tahun 1401.

Meski memakan waktu lama dalam pembangunannya, namun selesai pada tahun 1507, dan sangat lengkap, berbeda dengan gereja lain yang dibangun sebelum ditinggalkan.

BACA JUGA:6 Gereja Legendaris Bergaya Bangunan Eropa di Surabaya

BACA JUGA:4 Gereja Peninggalan Kolonial Belanda yang Berada di Kabupaten Malang, Berikut Sejarahnya

Kategori :