Ada Apa Ini? Puluhan Ternak Kerbau di Kota Bengkulu Mati Mendadak

Jumat 06-12-2024,08:56 WIB
Reporter : Windi Junius
Editor : Syariah muhammadin

 

Radar Bengkulu – Warga Kecamatan Kampung Melayu, Kota Bengkulu, digemparkan oleh kematian mendadak puluhan kerbau dalam waktu singkat.

Dahlan seorang peternak di RT 2 RW 01, mengungkapkan bahwa tujuh ekor kerbau miliknya mati hanya dalam kurun waktu seminggu.

"Awalnya kerbau saya terlihat sehat, tidak ada tanda-tanda sakit. Tapi tiba-tiba, dalam hitungan kurang dari 12 jam, mereka mati," ujar Dahlan pada Kamis, 5 Desember 2024.

Dahlan menceritakan bahwa setiap pagi, kerbaunya dilepas keluar kandang dalam kondisi sehat.

BACA JUGA:Makan Daging Sapi dan Kerbau Terjangkit Penyakit Ngorok? Amankah? ini Penjelasannya

BACA JUGA:Waspada, 81 Ekor Ternak Sapi dan Kerbau Terkena Penyakit Ngorok di Kabupaten Kaur

Namun, pada sore hari saat hendak dimasukkan kembali ke kandang, beberapa di antaranya mulai menunjukkan gejala aneh. 

"Mereka kehilangan nafsu makan, dari hidung keluar lendir, dan mengeluarkan suara ngorok. Kami sudah mencoba menyuntik vitamin dan obat, tapi tidak ada hasil," jelasnya.

Kematian mendadak ini tidak hanya menimpa ternak milik Dahlan. Ia mengungkapkan bahwa sekitar 30 ekor kerbau milik peternak lain di wilayah tersebut juga mengalami nasib serupa. 

"Dari 25 ekor kerbau yang saya miliki, tujuh sudah mati. Sekarang tinggal 18 ekor. Kalau terus begini, habis semua," ungkap Dahlan, penuh kekhawatiran.

 

Dahlan memperkirakan kerugian yang dialaminya sudah mencapai sekitar Rp70 juta. Angka ini terus bertambah jika tidak ada langkah cepat untuk mengatasi wabah yang diduga menyerang ternak di wilayahnya. 

 

"Kami benar-benar berharap ada bantuan. Kalau dibiarkan, kami akan kehilangan semua ternak," keluhnya.

Kategori :