Menurut Pj Sekda Herwan Antoni, ini bukan simbolisasi semata, tetapi langkah nyata untuk mendengar langsung keluhan masyarakat, memantau pelaksanaan proyek pembangunan, serta memastikan setiap rupiah anggaran benar-benar sampai ke rakyat.
“Kita ingin menyelesaikan masalah Enggano tidak dari ruang rapat di kota. Tapi dari tanah Enggano itu sendiri. Kita ingin rasakan denyut kehidupan masyarakatnya, langsung dari lapangan,” kata Herwan.
Herwan juga memastikan, tim teknis dari dinas terkait seperti PUPR, ESDM, Dinas Perhubungan, hingga Dinas Sosial akan dilibatkan penuh dalam misi tersebut.