Ingin hidup di surganya Allah tetapi jauh dari tuntunan Al-Qur'an. tidak ada alasan bagi siapa pun, apa pun latar belakang dan kondisinya, untuk tidak mempelajari Al-Qur'an sebagai pedoman hidup.
Nabi Muhammad SAW membawa risalah kenabian yang telah sempurna, menandakan berakhirnya tugas kenabian.
Kaum muslimin yang berbahagia.
Publik dikejutkan oleh berbagai kasus inses. Yakni sepasang kakak-adik kandung, diduga menjalin hubungan sedarah hingga melahirkan seorang bayi yang kemudian meninggal dunia. Fenomena ini semakin mengkhawatirkan dengan ditambah munculnya grup penyuka hubungan sedarah bernama “Fantasi Sedarah” di Facebook.
Anggota grup tersebut sudah mencapai 32 ribu orang. Grup ini berisi percakapan dan pengalaman yang dibagikan terkait hal-hal menyimpang berbau sensual dan seksual terhadap anggota keluarga sendiri atau berkonotasi hubungan sedarah.
Fenomena ini jelas menunjukkan adanya degradasi moral yang serius di masyarakat. Dalam Islam sendiri, hubungan sedarah atau inses termasuk dalam kategori dosa yang sangat besar (kabā'ir) dan dilarang keras oleh syariat Islam.
Allah SWT berfirman dalam QS An-Nisa ayat 23
حُرِّمَتْ عَلَيْكُمُ أُمَّهَاتُكُمْ وَبَنَاتُكُمْ وَأَخَوَاتُكُمْ
"Diharamkan atasmu (memperistri) ibu-ibumu, anak-anakmu, saudara-saudaramu."
Ayat ini secara tegas melarang hubungan seksual dengan mahram seperti ibu, anak, saudara kandung dan lain-lain. Berhubungan badan dengan mahram (inses) jelas termasuk dosa besar, bahkan merupakan bentuk zina yang paling keji secara mutlak.
Incest dengan cara zina atau suka sama suka menabrak dua garis keharaman sekaligus yakni haram menikahi wanita yang memiliki hubungan sedarah dan haram berhubungan seks diluar nikah. Karena dua keharaman dosa besar yang dilanggar yakni melakukan perbuatan zina.
Syekh Ibnu Hajar Al-Haitami menegaskan
وأعظم الزنا على الإطلاق الزنا بالمحارم (الزواجر عن اقتراف الكبائر
"Dan bentuk zina yang paling berat secara mutlak adalah zina dengan mahram." (Zawajir 'an Iqtiraf al-Kaba'ir, 2/301)
Demikian khutbah ini disampaikan. Semoga dzurriyyat-dzurriyyat kita selalu dalam bimbingan dan petunjuk Allah SWT, terhindar dari segala bentuk penyimpangan seksual yang sangat diharamkam oleh norma agama,norma adat dan norma sosial lainnya. Aamiin yaa rabbal ‘alaamin.
باَرَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الآياَتِ وِالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ، وَتَقَبَّلَ مِنِّيْ وَمِنْكُمْ بِتِلاَوَتِهِ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمِ. أَقُوْلُ قَوْلِي هَذَا وَاسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمِ لِيْ وَلَكُمْ فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمِ