radarbengkuluonline.id – Perebutan kursi Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Bengkulu periode 2025–2028 memasuki babak baru. Dari puluhan pendaftar, sebanyak 45 calon resmi dinyatakan lolos seleksi administrasi. Sementara dua peserta lainnya harus angkat kaki lebih awal karena tidak memenuhi persyaratan.
Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Ketua Tim Seleksi (Timsel) KPID Bengkulu Edwar Samsi, pada Kamis (25/9). “Benar, hari ini sudah diumumkan. Sebanyak 45 orang lulus administrasi, dua orang dinyatakan gugur karena tidak memenuhi persyaratan,” ungkap Edwar.
BACA JUGA:Canangkan Program Nasional, Senator Peduli Ketahanan Pangan Serentak di Empat Provinsi
Meski sudah lolos administrasi, perjalanan para calon komisioner masih sangat panjang. Seleksi akan terus berlanjut hingga menghasilkan 21 nama yang kemudian diserahkan ke DPRD Provinsi Bengkulu.
Dari situ, dilakukan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test). Akhirnya, hanya tujuh orang yang akan dipilih dan ditetapkan sebagai komisioner KPID Bengkulu, lalu dilantik oleh Gubernur Helmi Hasan.
“Prosesnya masih panjang. Setelah administrasi, ada tes CAT, psikotes, hingga wawancara mendalam. Semua tahapan itu akan mengerucutkan jumlah peserta dari 45 menjadi 21, dan akhirnya tujuh nama terbaik yang dipercaya mengemban tugas strategis di KPID,” jelas Edwar.
Tahapan berikutnya yang harus dihadapi para peserta adalah seleksi berbasis komputer atau Computer Assisted Test (CAT). Ujian ini dijadwalkan berlangsung Jumat, 3 Oktober 2025, di Auditorium Poltekkes Kemenkes Bengkulu.
BACA JUGA:Agar Beroperasi Sesuai Standar, Dandim 0408 Cek Dapur Makan Bergizi Gratis SPPG
Tes CAT diyakini bakal menjadi penyaring ketat. Sebab, materi yang diujikan tidak hanya seputar penyiaran, tetapi juga menyangkut wawasan kebangsaan, tata kelola kelembagaan, hingga isu-isu aktual dunia komunikasi.
“Kami minta semua peserta mempersiapkan diri sebaik-baiknya. Belajar serius, pahami isu penyiaran dan regulasi, serta jaga kondisi fisik agar bisa tampil maksimal,” pesan Edwar.
BACA JUGA:Setelah Sidak di Pasar Purwodadi, Bupati Arie Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil dan Stok Aman