“Anggaran infrastruktur terbesar dalam sejarah Bengkulu bisa berjalan karena dukungan penuh dari Golkar dan anggota fraksinya di DPRD. Ini bukti nyata bahwa kerja sama politik itu penting untuk rakyat,” tegas Helmi.
Ia juga mendoakan agar Syamsulrachman membawa Golkar Bengkulu menjadi semakin solid dan dekat dengan masyarakat. “Kita doakan, dengan kepemimpinan baru, Golkar makin kuat dan bermanfaat bagi kemajuan Bengkulu,” ucapnya.
BACA JUGA:ASN Diminta Siapkan Diri, Provinsi Bengkulu Gelar Seleksi Sekda Baru
Sementara itu, Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Bidang Pemenangan Pemilu, Ahmad Doli Kurnia Tanjung, dalam sambutannya mengingatkan bahwa kemenangan partai tidak akan datang hanya dari Musda yang megah.
Ia menegaskan pentingnya konsolidasi total, dari tingkat provinsi hingga ke desa-desa dan tempat pemungutan suara (TPS).
BACA JUGA:Guru Honorer di Provinsi Bengkulu Dapat Angin Segar, Insentif akan Naik Mulai 2026
“Setelah Musda ini, jangan berhenti di foto bersama atau seremonial. Konsolidasi harus berlanjut sampai ke bawah. Kita harus hadir di tengah rakyat,” ujar Doli dengan nada menekankan.
Menurutnya, Golkar tengah menghadapi tahun-tahun krusial menuju Pilpres, Pileg, dan Pilkada serentak 2029. Karena itu, struktur partai harus hidup dan aktif.
BACA JUGA:Realisasi Cetak Sawah Baru di Provinsi Bengkulu Sudah Terealisasi 65 Persen
Doli menegaskan, kepengurusan baru harus menjadi mesin penggerak partai, bukan hanya papan nama.
“Partai politik hari ini tidak bisa dikelola secara biasa-biasa saja. Publik menuntut bukti nyata. Rakyat ingin melihat pejabat partai turun langsung menyerap aspirasi dan memperjuangkan kepentingan mereka,” tuturnya.
BACA JUGA:DPK Provinsi Bengkulu Menggelar Bedah Buku Sumpah Dalam Tradisi Suku Serawai