Yang ketiga, tidak terkabulkannya doa. Sebab dalam salah satu sabda Baginda Nabi Muhammad menyatakan:
Artinya: “Ketahuilah oleh kalian semua, sesungguhnya Allah tidak akan mengabulkan doa dari orang yang hatinya lalai.” (HR At-Tirmidzi)
Yang keempat adalah hati menjadi sulit menerima kebenaran. Hati yang mati maka akan sulit menerima nasihat kebenaran. Hal ini disebabkan karena sejatinya hati adalah tempat cahaya ilahi bersemayam. Apabila cahaya ilahi tersebut padam, maka orang yang hatinya keras dan lalai dari Allah Ta’ala tidak akan mampu membedakan kebenaran dan kebatilan.
Hadirin jamaah Jumat rahimakumullah
Itulah empat bahaya hati yang dapat kami rangkum. Semoga bisa memberi kita rambu-rambu terhadap gelapnya hati hingga kita bisa menjadikan hati kita hidup dan terisi penuh cahaya keimanan dan ketakwaan.
Mari kita renungkan kembali sabda Baginda Nabi Muhammad SAW
Artinya: “Ingatlah bahwa di dalam jasad itu ada segumpal daging. Jika ia baik, maka baik pula seluruh jasad. Jika ia rusak, maka rusak pula seluruh jasad. Ketahuilah bahwa ia adalah hati (jantung).”(HR Bukhari)
Demikian khutbah Jumat pada siang hari ini, semoga apa yang disampaikan benar-benar membawa manfaat bagi kita semua. Aamiin ya rabbal alamin.