Pembangunan 143 Pos Pemantau Gizi Dikebut

Pembangunan 143 Pos Pemantau Gizi Dikebut

Pembangunan 143 Pos Pemantau Gizi Dikebut-Windi Junius-Radar Bengkulu

radarbengkuluonline.id  — Di tengah gencarnya program nasional penurunan angka stunting, Pemerintah Provinsi Bengkulu bergerak cepat. Rabu (13/8), Ruang Pola Merah Putih Kantor Gubernur Bengkulu dipenuhi deretan kursi yang diduduki para pejabat, staf teknis, dan perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD).

Mereka datang bukan sekadar mendengar, tetapi membicarakan sesuatu yang menyentuh langsung kesehatan masa depan anak-anak Bengkulu: pembangunan Satuan Pelayanan Pemantauan Pemenuhan Gizi (SPPG).

BACA JUGA:Hormati Pejuang Bangsa, Kantor dan Rumah Veteran Diperbaiki Pemprov Bengkulu

 

Rapat evaluasi ini menjadi penting karena SPPG bukan sekadar bangunan fisik. Ia adalah pos pemantau yang akan mengumpulkan data gizi masyarakat, memetakan masalah, dan menjadi basis intervensi untuk menekan angka stunting.

BACA JUGA:Tiga Pejabat Eselon II Dilantik, Wagub Minta Percepatan Kinerja

 

Rapat dipimpin langsung oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni. Dengan suara mantap, ia memaparkan capaian dua minggu terakhir. Dari target 143 SPPG yang tersebar di 129 kecamatan, sudah 28 unit yang berdiri dan siap beroperasi.

“Tim Bengkulu sudah membuat satgas percepatan. Kami sudah dua kali rapat dengan mengundang walikota dan bupati, memastikan langkah di lapangan seirama. Percepatan ini bukan cuma bangun gedung, tapi juga siapkan SDM, peralatan, dan sistem pelaporan,” tegas Herwan.

 

BACA JUGA:Ini Tujuan DPK Provinsi Bengkulu Menggelar Lomba Resensi Buku Koleksi Perpustakaan

 

Menurutnya, SPPG harus lahir sebagai sistem yang matang, bukan sekadar tumpukan bata. “Kalau fisik ada tapi SDM dan alatnya tidak siap, sama saja nol,” tambahnya.

Dukungan datang dari Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Dalam Negeri. Inspektur III, Andi Muhammad Yusuf, hadir langsung ke Bengkulu untuk memastikan langkah daerah ini sejalan dengan target nasional.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: