427 Siswa Keracunan Makanan di Lebong, DPRD Minta Pengawasan Diperketat Lagi

 427 Siswa  Keracunan Makanan di Lebong, DPRD Minta Pengawasan Diperketat Lagi

Wakil Ketua I DPRD Provinsi Bengkulu, Teuku Zulkarnain, SE,-Windi Junius-radarbengkulu

radarbengkuluonline.id  – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digadang-gadang sebagai salah satu terobosan nasional untuk meningkatkan gizi anak sekolah, justru memunculkan petaka di Kabupaten Lebong pada Kamis, 28 Agustus 2025. 

Sedikitnya 427 siswa dilaporkan mengalami gejala keracunan setelah menyantap menu yang disajikan dalam program tersebut. Insiden ini sontak mengguncang dunia pendidikan Bengkulu, sekaligus memunculkan tanda tanya besar, bagaimana mungkin program yang seharusnya menyehatkan justru menimbulkan sakit massal.

BACA JUGA:Delapan Fraksi Setuju, DPRD Provinsi Bengkulu Sahkan Revisi Perda Pajak Daerah

 

Gubernur Bengkulu Helmi Hasan tak menutup rasa prihatinnya. Ia meminta aparat berwenang segera turun tangan melakukan investigasi menyeluruh.

 “Kita berharap penyebab pasti segera ditemukan. Jangan sampai masyarakat kehilangan kepercayaan pada program nasional ini,” ujar Helmi, Kamis 28 Agustus 2025.

BACA JUGA:Korban Investasi Bodong Datangi Polres Seluma , Kerugian Capai Rp 1 Miliar

 

 

Menurutnya, laporan hasil penyelidikan nantinya akan dikirim ke pemerintah pusat. Dari sana, akan diputuskan langkah evaluasi maupun perbaikan mekanisme ke depan.

“Kejadian ini harus jadi pelajaran bersama, meskipun prosedur yang ada sudah dijalankan sesuai mekanisme. Artinya, ada hal lain yang harus kita teliti lebih dalam,” imbuhnya.

BACA JUGA: Mantan Gubernur Bengkulu Divonis 10 Tahun Penjara, Wajib Bayar Uang Pengganti Rp 39 Miliar Lebih

 

Pasca kejadian, rumah sakit dan puskesmas di Lebong disesaki siswa yang mengeluhkan pusing, mual, hingga muntah. Beberapa di antaranya harus mendapatkan perawatan intensif. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: