Bupati Hidayat: Pertama Kali Raih Penghargaan Pengendalian Inflasi Terbaik Wilayah Sumatera

Bupati Hidayat:  Pertama Kali Raih Penghargaan  Pengendalian Inflasi Terbaik Wilayah Sumatera

Inilah penghargaan yang diterima Pemkab Kepahiang-Ruvi-

 

KEPAHIANG, RADARBENGKULUONLINE.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepahiang di bawah kepemimpinan Bupati, Dr.Ir.Hidayatullah Sjahid,MM.IPU dan H.Zurdi Nata, S.Ip periode 2021-2024, kali ini kembali meraih penghargaan.

Yakni Kabupaten Kepahiang masuk nominasi 2 kabupaten terbaik dalam pengelolaan inflasi daerah wilayah Sumatera.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Airlangga Hartarto dan diterima langsung oleh Bupati Kepahiang Dr. Ir. Hidayattullah Sjahid,MM.,IPU didampingi Tim Pengendali Inflasi Daerah Kabupaten Kepahiang bertempat di Hotel Sangri-la Surabaya, kemarin Rabu (14/09/2022).

"Alhamdulillah kita masuk nominasi kabupaten terbaik dalam pengelolaan inflasi daerah untuk wilayah Sumatera. Tentu ini akan kita tingkatkan lagi," ungkap Bupati.

 BACA JUGA:Harimau yang Santap Pantat Sapi di Mukomuko Diperangkap

Lanjutnya, penghargaan ini merupakan yang pertama kali Kabupaten Kepahiang mendapatkan. Ini adalah atas keberhasilannya menekan angka inflasi di tahun anggaran 2021 lalu, meskipun sempat terlanda akibat pandemi Covid-19. Keberhasilan meraih penghargaan ini juga berkat sinergitas yang terjalin antara unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kepahiang.

"Kerja keras, kerja cerdas yang kita lakukan selama beberapa tahun ini, akhirnya membuahkan hasil yang membanggakan. Jika pekerjaan itu  dilakukan dengan sistem yang baik, maka kita akan bisa mengelola dan menghitung dengan baik. Termasuk mengetahui plus minusnya," jelas bupati.

 BACA JUGA:Ini Dia Data dan Fakta Unik Nama-Nama Kelurahan di Kota Bengkulu (66)

Lebih lanjut disampaikannya, terdapat tiga indikator utama dalam penilaian TPID Awards. Aspek proses memiliki bobot 20 persen, program unggulan 30 persen, dan outcome berbobot 50 persen. Salah satu faktor penting dalam penilaian tersebut menurutnya adalah kolaborasi. "Disetiap kegiatan pengendalian inflasi, Pemkab Kepahiang selalu melibatkan banyak pihak. Sehingga koordinasi dan penentuan kebijakan program menjadi mudah dan tepat sasaran."

 

 

 

 

Sumber: