Semen Padang Tetap Utamakan Mutu Untuk Membangun Negeri

Semen Padang  Tetap Utamakan Mutu Untuk Membangun Negeri

Dedek Eko Putra dari RADAR BENGKULU foto bersama saat berkesempatan memantau dan melihat langsung proses pembuatan semen Padang-Putra-

 

PADANG, RADARBENGKULUONLINE.COM - Mutu dan kualitas semen Padang sudah tidak diragukan lagi. Hal ini terlihat jelas saat dipantau langsung oleh para awak media yang berkesempatan memantau dan melihat langsung proses pembuatan semen yang ada di PT Semen Padang tadi siang.

Awak media yang hadir sebanyak 43 media yang terdiri dari media Bengkulu, Riau, Kepulauan Riau, Jambi dan Padang. Dari Bengkulu, salah satunya adalah Harian RADAR BENGKULU yang diwakili oleh Dedek Eko Putra.



Awak media yang berkesempatan memantau dan melihat langsung proses pembuatan Semen Padang-Putra-

Kegiatan Press Tour ini diadakan PT Semen Padang untuk memberikan pengetahuan kepada awak media bahwa semen Padang yang berdiri sejak tahun 1910 ini  selain terbesar  se Asia Tenggara itu  tidak melupakan kualitas produk yang dari awal selalu dijaga kwalitas bahan baku hingga menjadi semen siap dipasarkan.

BACA JUGA:Bea Cukai Bengkulu Musnahkan Barang Senilai Rp 4,7 Miliar

Direktur Keuangan PT Semen Padang,  Oktoweri langsung membuka acara Press Tour PT Semen Padang ini di Indarung. Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 hari. Yaitu mulai tanggal 8-9 Desember 2022.

"Semen Padang merupakan pabrik semen tertua SE Asia Tenggara. Semen Padang ini berdiri sejak tanggal 18 Maret 1910 dengan kapasitas produksi  sebanyak 89 juta ton per tahun," jelasnya.

" Disini kami mengutamakan proses penjagaan mutu produk. Sebelum membuat menjadi semen, kami melakukan uji klinis. Ini ditangani oleh tenaga ahli yang sudah berpengalaman dan juga sudah teruji membangun banyak pembangunan di Indonesia," bebernya.

BACA JUGA:Amboi Indahnya Rafflesia Arnoldi Mekar di Taba Penanjung

Disini, para pimpinan redaksi media yang diundang berkesempatan mengunjungi pabrik , melihat pabrik Indarung 1 yang telah off operasi dan bersiap menjadi cagar budaya, mengunjungi laboratorium pengujian bahan baku semen sebelum diolah, dan mengunjungi salah satu pabrik. Yaitu Pabrik Indarung 6  yang sudah menggunakan teknologi robot.

 

Sumber: