KPK Ungkap Fakta, 95 Persen Pemilih Menjatuhkan Pilihan Karena Uangnya, Pemilu 2024 Ayo Hajar Serangan Fajar

KPK Ungkap Fakta, 95 Persen Pemilih Menjatuhkan Pilihan Karena Uangnya, Pemilu 2024 Ayo Hajar Serangan Fajar

Gubernur Bengkulu Rohidin saat pembukaan Bimtek membangun Bengkulu bebas dari Korupsi-Windi Junius-radarbengkulu.disway.id

“Demokrasi adalah kedaulatan rakyat. Karena itu, suara rakyat adalah Suara Tuhan. Saya mengajak jangan pernah memperjualbelikan suara rakyat pada Pemilu 2024,” kata Wawan.

 

 

Sementara itu Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengharapkan peran aktif masyarakat dalam membangun Provinsi Bengkulu untuk bebas dari tindak pidana korupsi. 

 

Menjelang pelaksanaan Pemilu 2024, Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), mengimbau masyarakat untuk memerangi politik uang. "Hajar Serangan Fajar". 

 

Tagline ini artinya seruan kepada semua pihak untuk menolak, menghindari, dan membentengi diri dari godaan politik uang dalam kontestasi Pemilu. 

 

Gubernur Rohidin Mersyah mengatakan, untuk mengubah perilaku politik uang atau serangan fajar pada kontestasi Pemilu 2024, pertama ditunjukkan oleh peserta pemilu, yaitu para calon kandidat ataupun partai politik yang harus menanamkan integritas. 

 

Kemudian dari peserta pemilu yang berkomitmen untuk menolak politik uang dan dari sisi penyelenggara pemilu yang juga meningkatkan integritas dan memperketat pengawasan pemilu. 

 

"Kepada semua pihak, mari bekerjasama untuk menolak politik uang atau serangan fajar," kata Gubernur Bengkulu ke 10 ini. 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: