Menjaga Kebiasaan Ibadah Ramadhan Setelah Ramadhan Tiada

HM. Nasron. HK-Adam-radarbengkulu
radarbengkuluonline.id -- Para pembaca rahimakumullah, tidak terasa hari ini kita sudah memasuki hari Jumat lagi. Untuk itu, redaksi sudah menyiapkan khutbah Jumat untuk pembaca semua. Judulnya, Menjaga Kebiasaan Ibadah Ramadhan Setelah Ramadhan Tiada.
Materi ini ditulis oleh HM. Nasron. HK. Rencananya, materi ini akan disampaikan saat menjadi khatib shalat Jumat di Masjid Jami' Babussalam, Jalan P Natadirja KM.8 Kelurahan Jalan Gedang, Kecamatan Gading Cempaka, Kota Bengkulu.
Apa saja isi materi khutbahnya, silahkan dibaca langsung tulisannnya dibawah ini. Selamat membaca! Semoga ada manfaatnya bagi kita semua.
Jamaah Jumat yang berbahagia,
Rasa syukur yang tak terhingga kepada Allah SWT. Karena kita masih terus Allah berikan nikmat serta karunia-Nya, juga begitu banyak Rizki yang kita terima. Serta tak luput ber Sholawat kepada Baginda Nabi Muhammad SAW. Karena dengan perjuangan Beliau kita bisa seperti ini.
Kita baru saja melewati Bulan Ramadhan, di mana dalam bulan tersebut telah mengajarkan kita untuk lebih dekat kepada Allah dengan berbagai ibadah baik Mahdho maupun Khairu Mahdho. Seperti puasa, shalat, sedekah, tilawah, dan amal kebajikan lainnya.
Di bulan Ramadhan juga, berbagai ibadah terasa sangat ringan dilaksanakan karena dilakukan dengan keikhlasan dan berjamaah dengan penuh kebersamaan. Kita merasakan sendiri bagaimana kita mengalami lonjakan spiritual saat Ramadhan.
Masjid penuh, Al-Qur'an dimana Masjid terdengar oleh kita lantunannya, demikian juga dengan ketika berdoa yang terasa lebih khusyuk, semangat berbagi kepada sesama nyaris tak pernah luput setiap hari.
Nah, tren positif ini tentu harus kita jaga dengan terus melakukan ikhtiar melalui peningkatan kekuatan untuk istiqamah dalam kebaikan. Lalu bagaimana cara kita untuk menjaga semangat ibadah yang telah kita sudah lakukan selama Ramadhan?, walaupun itu terasa berat.
Sayyid Abdullah bin Alawi al-Haddad di dalam kitab Risalatul Mu'awanah, mengungkapkan, paling tidak ada empat (4) hal yang bisa kita jadikan motivasi agar ibadah selama Ramadhan bisa kita lakukan juga pada bukan lain, dan bahkan bisa juga dengan tidak langsung menghindari perbuatan-perbuatan dosa, dan itu terjadi karena faktor lain.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: