Ini Cara Praktis Bangun Tower Hidroponik Sederhana di Rumah
Ini Cara Praktis Bangun Tower Hidroponik Sederhana di Rumah-Tim Redaksi/Ist-radarbengkulu
radarbengkuluonline.id, Tasikmalaya - Cara membuat tower hidroponik sederhana kini menjadi solusi efisien bagi siapa pun yang ingin berkebun di lahan sempit tanpa tanah dengan hasil tetap maksimal.
Seperti dikutip dari laman radartasik.com, konsep ini memanfaatkan ruang vertikal sehingga area kecil berukuran 50 x 50 cm dapat dioptimalkan untuk menanam berbagai sayuran segar. Pendekatan ini sangat cocok diterapkan sebagai sistem hidroponik vertikal untuk pemula karena tidak membutuhkan peralatan yang terlalu rumit.
BACA JUGA:Usulkan Direvisi, Perda Hewan Ternak Belum Bisa Beri Efek Jera, Masih Banyak Berkeliaran
Untuk langkah awal, dimulai dengan menyiapkan pipa berdiameter 5 inci sebagai media utama penanaman. Namun, penggunaan pipa dengan ukuran lebih besar tetap direkomendasikan agar akar tanaman memiliki ruang tumbuh yang lebih lega.
Lalu, pipa tersebut diberi empat garis lurus sebagai panduan posisi lubang tanam agar tersusun rapi dan simetris. Garis dibuat menggunakan alat bantu seperti penggaris agar hasilnya presisi dan mudah diikuti pada tahap berikutnya.
Setelah itu, titik lubang tanam ditentukan dengan jarak antar lubang sekitar 25 cm agar tanaman tidak saling berebut nutrisi. Bagian atas pipa diberi jarak awal sekitar 10 cm sebelum lubang pertama dibuat. Proses pelubangan dilakukan menggunakan bor dengan mata hole saw berukuran 38 mm untuk hasil yang rapi.
Lubang yang sudah dibuat harus dibersihkan dari sisa potongan agar tidak mengganggu aliran air. Selanjutnya, area sekitar lubang dipanaskan menggunakan heat gun untuk memudahkan proses pembentukan. Lubang kemudian dibentuk menggunakan potongan pipa kecil agar memiliki lekukan yang sesuai untuk menahan tanaman.
Setelah dibentuk, bagian tersebut didinginkan menggunakan kain basah agar bentuknya tidak berubah. Tahapan berikutnya adalah membuat cincin dari pipa berdiameter 1,5 inci yang dipasang di setiap lubang tanam. Cincin ini berfungsi mengarahkan aliran air nutrisi agar tetap mengalir ke bawah dengan stabil.
Bagian atas pipa ditutup dengan penutup berbentuk lingkaran yang memiliki lubang di tengah sebagai jalur distribusi air.
Semua komponen kemudian direkatkan menggunakan lem pipa agar struktur menjadi kokoh dan tahan lama. Setelah rangka utama selesai, sistem dilengkapi dengan pompa air akuarium untuk sirkulasi nutrisi.
Larutan nutrisi AB mix dicampurkan ke dalam air dengan komposisi seimbang hingga homogen. Kadar nutrisi diukur menggunakan TDS meter untuk memastikan sesuai dengan kebutuhan tanaman.
Bibit selada disemai menggunakan media rockwool sebagai bagian dari teknik menanam selada hidroponik praktis yang mudah diterapkan di rumah. Bibit yang telah tumbuh dipindahkan ke dalam lubang tanam menggunakan netpot atau langsung tanpa pot jika sudah cukup kuat.
Air nutrisi dipompa ke bagian atas tower lalu mengalir turun secara terus-menerus dalam sistem sirkulasi. Metode ini menjaga akar tetap mendapatkan suplai air dan nutrisi secara konsisten. Seiring waktu, akar akan berkembang dengan baik dan mempercepat pertumbuhan daun.
Pendekatan ini menjadi bagian dari panduan lengkap hidroponik skala rumahan yang efisien dan hemat tempat. Dengan perawatan yang tepat, tanaman selada dapat dipanen dalam waktu relatif singkat dan berkualitas tinggi.
Keberhasilan sistem ini juga dipengaruhi oleh tips sukses berkebun hidroponik modern seperti menjaga kebersihan instalasi dan kestabilan nutrisi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
