Ini Dia 8 Jurusan Kuliah Teknologi Digital di BINUS
Pemanfaatan AI dan teknologi digital di BINUS tidak hanya hadir dalam proses pembelajaran, tetapi juga mendukung riset, layanan akademik, student service, hingga kolaborasi dengan industri-Tim Redaksi/Ist-radarbengkulu
radarbengkuluonline.id, Jakarta - BINUS University bisa menjadi pilihan kampus swasta buat kamu untuk memilih pendidikan tinggi. Terutama jika kamu belum lolos jalur PTN seperti SNBP dan SNBT 2026.
Seperti dikutip dari laman disway.id, Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi Brian Yuliarto juga mendorong para peserta yang belum lolos jalur SNBP dan SNBP masih bisa mencoba seleksi mandiri di setiap kampus atau memilih perguruan tinggi swasta di Indonesia yang berkualitas.
BACA JUGA: Ini Cara Mudah Lulusan Kampus Masuk Dunia Kerja, BINUS University Teken MoU dengan Odoo Indonesia
“Belum lulus pun, tentu kami sampaikan apresiasi. Masih banyak jalan-jalan lain. Jangan kecil hati, SNBT bukan jalur akhir. Indonesia juga memiliki perguruan tinggi lainnya, yang PTS yang kualitasnya juga sangat baik. Silakan pilih jurusan dan prodi-prodi yang juga disukai. Industri besar-besaran di manapun tentu melengkapi kebutuhan SDM di Indonesia, jangan pernah berhenti belajar pendidikan membangun masa depan. Seleksi nasional ini adalah wajah dari sistem pendidikan kita,” kata Menteri Brian baru-baru ini.
Kalau kamu termasuk salah satu peminat teknologi, berikut ini beberapa pilihan jurusan kuliah yang dapat menjadi pertimbangan dikutip dari laman BINUS University.
Pilihan Jurusan Kuliah di BINUS
1. Ilmu Komputer
Jurusan Ilmu Komputer memiliki banyak peminat setiap tahunnya. Bidang ilmu ini tak hanya mempelajari tentang komputerisasi, tetapi juga mencakup pengembangan dari perangkat lunak, teknologi kecerdasan buatan, dan analisis data.
2. Game Application dan Technology
Kalau kamu adalah penikmat gim, maka tak ada salahnya mencoba mendalami seluk-beluk gim dan teknologi dengan berkuliah di Jurusan Game Application dan Technology. Bidang studi ini secara spesifik akan mengenalkan sekaligus mempelajari tentang cara menerapkan gamifikasi di berbagai unsur guna menciptakan retention serta engagement dari para penggunanya.
3. Keamanan Siber (Cyber Security)
Di zaman serba canggih seperti sekarang, menyimpan data menjadi hal yang sangat mudah dengan hadirnya perangkat gawai dan elektronik seperti laptop maupun komputer. Namun, bukan berarti kemudahan ini bebas dari ancaman tindak kriminal siber.
Itulah sebabnya, perusahaan banyak memerlukan lulusan atau individu yang memiliki keahlian di bidang keamanan siber atau cyber security. Bidang ilmu satu ini mempelajari secara mendalam mengenai bagaimana kejahatan siber dilakukan dan cara tepat untuk memberikan perlindungan digital.
4. Data Science
Teknologi juga erat kaitannya dengan data, sehingga jurusan Data Science juga bisa kamu pertimbangkan. Bidang ilmu ini mempelajari secara mendalam tentang data. Mulai dari pengumpulan atau collecting, analisis, hingga interpretasi data.
Di samping itu, jurusan Data Science juga mempelajari lebih dalam mengenai statistik, matematika, teknik analisis data, dan bahasa pemrograman.
5. Computer Science – Software Engineering
Bidang studi Software Engineering mempelajari tentang pengembangan perangkat lunak atau software dengan menggunakan metodologi yang sistematis.
Selain itu, bidang studi ini juga menawarkan pembelajaran yang menarik tentang konsep dasar, teknologi, sekaligus metodologi untuk mengembangkan perangkat lunak yang berkualitas tinggi di bidang industri, baik berbasis website, desktop, maupun mobile.
6. Artificial Intelligence
Jurusan Artificial Intelligence (AI) juga menjadi pilihan menarik untuk peminat teknologi. Jurusan ini mempelajari berbagai bidang yang berkaitan dengan kecerdasan buatan. Selain belajar ilmu komputer, di jurusan ini kamu juga mempelajari tentang machine learning, algoritma, robotika, optimisasi, hingga logika kecerdasan buatan.
Selain mata kuliah teknis, program studi AI mungkin juga menawarkan mata kuliah yang lebih fokus pada aplikasi dan dampak sosial dari AI, seperti etika AI yang membahas isu-isu etis yang terkait dengan pengembangan dan penggunaan AI serta kaitan antara bisnis dan AI, bagaimana AI dapat digunakan untuk memecahkan masalah bisnis dan meningkatkan efisiensi.
7. Computer Science & Statistics
Saat ini, semua jenis data dihasilkan ketika proses bisnis dilakukan atau ketika perusahaan saling beroperasi. Data dalam jumlah besar ini disebut Big Data dan dapat dianalisis menggunakan teknik penambangan proses dan data untuk memahami kinerja bisnis dan mengidentifikasi peluang baru.
Kombinasi Statistika dan Ilmu Komputer ke dalam satu program dirancang untuk memaksimalkan kesempatan belajar menangani Big Data, teknik analisis, dan teknik simulasi untuk mengeksplorasi skenario bisnis baru. Gabungan ilmu ini juga mempelajari tentang kompleksitas manipulasi, analisis, dan penggunaan Big Data dalam bisnis.
8. Computer Science & Mathematics
Kamu pun bisa mempelajari gabungan antara Matematika dan Ilmu Komputer di BINUS School of Computer Science. Melalui gabungan dua ilmu ini, kamu akan memperoleh banyak ilmu tentang data yang dihasilkan oleh teknologi sekarang ini.
Program studi ini memiliki relevansi praktis yang tinggi, karena wawasan dari data yang melimpah merupakan kegiatan ekonomi yang penting. Misalnya, teknik ilmu data dapat digunakan untuk memelihara model informasi lingkungan dinamis, berdasarkan hal-hal seperti data sensor waktu nyata.
Tantangan Dunia Industri
Hasil Survei global dari ManpowerGroup menunjukkan bahwa sebanyak 77% perusahaan masih kesulitan menemukan talenta dengan keterampilan yang sesuai. Kondisi ini menunjukkan bahwa tantangan saat ini tidak hanya terletak pada ketersediaan lapangan pekerjaan, tetapi juga kesiapan lulusan dalam memenuhi kebutuhan industri yang terus berkembang.
Selain itu, laporan World Economic Forum juga memprediksi bahwa sekitar 22% pekerjaan global akan mengalami perubahan sebelum tahun 2030. Artinya, generasi muda perlu dipersiapkan dengan keterampilan, pengalaman, dan kemampuan adaptasi yang relevan dengan perkembangan masa depan.
Rektor BINUS University, Dr. Nelly, S.Kom., M.M., menyampaikan bahwa pendidikan tinggi saat ini perlu mampu memberikan pengalaman belajar yang relevan dengan kebutuhan masa depan.
“Pendidikan tinggi saat ini merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan anak. Karena itu, mahasiswa perlu mendapatkan pengalaman belajar yang tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga relevan dengan kebutuhan industri dan perkembangan global,” ujarnya.
Lebih lanjut ia menambahkan bahwa pengalaman belajar yang fleksibel dan terintegrasi dengan dunia nyata menjadi salah satu hal penting dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi masa depan.
“Mahasiswa perlu memiliki kesempatan untuk memperluas kompetensi, memperoleh exposure global, serta mendapatkan pengalaman profesional sejak dini. Dengan demikian, proses pembelajaran tidak hanya membantu perkembangan akademik, tetapi juga kesiapan menghadapi dunia profesional,” tambahnya.
Sejalan dengan kebutuhan tersebut, BINUS University sebagai perguruan tinggi swasta terbaik di Indonesia juga terus memperkuat pemanfaatan teknologi dan Artificial Intelligence atau AI dalam ekosistem pendidikan.
Pemanfaatan AI dan teknologi digital di BINUS tidak hanya hadir dalam proses pembelajaran, tetapi juga mendukung riset, layanan akademik, student service, hingga kolaborasi dengan industri. Dalam proses pembelajaran, mahasiswa didorong untuk memahami bagaimana AI dapat digunakan secara produktif, kritis, dan bertanggung jawab.
AI menjadi bagian dari pengalaman belajar yang membantu mahasiswa mengeksplorasi ide, menganalisis informasi, memecahkan masalah, serta mengembangkan solusi yang relevan dengan kebutuhan masa depan. Pemanfaatan teknologi AI juga diperkuat melalui berbagai platform dan layanan digital seperti Binusmaya, Neksus, dan BINUS Support.
“Kehadiran platform tersebut mendukung mahasiswa dalam mengakses pembelajaran, layanan akademik, pengembangan diri, serta perencanaan karier secara lebih terarah dan terintegrasi,” jelasnya.
Melalui Binusmaya, mahasiswa dapat mengakses berbagai kebutuhan pembelajaran dan aktivitas akademik secara lebih fleksibel. Sementara itu, Neksus mendukung mahasiswa dalam menavigasi perjalanan belajar, pengembangan diri, serta perencanaan karier yang lebih sesuai dengan minat dan tujuan masa depan.
Di sisi lain, BINUS Support menjadi bagian dari layanan mahasiswa yang membantu menghadirkan pengalaman layanan yang lebih mudah diakses, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan Binusian. Dalam bidang riset, pemahaman terhadap AI turut menjadi bagian penting untuk mendorong pendekatan penelitian yang lebih adaptif, berbasis data, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat maupun industri. Hal ini sejalan dengan upaya BINUS untuk membangun ekosistem pendidikan yang tidak hanya mengikuti perkembangan teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkannya untuk menghasilkan solusi.
Pemanfaatan AI dan teknologi tersebut juga diperkuat melalui kolaborasi dengan industri dan program employability. Melalui jejaring industri dan layanan karier, mahasiswa diperkenalkan pada perkembangan kebutuhan dunia kerja, termasuk bagaimana teknologi digunakan dalam berbagai bidang profesional.
Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya memahami AI sebagai konsep, tetapi juga melihat penerapannya dalam pembelajaran, riset, layanan, dan kesiapan karier masa depan.
Program di BINUS
Sebagai bagian dari pendekatan tersebut, BINUS University menghadirkan berbagai program yang memberikan fleksibilitas dan pengalaman belajar yang lebih luas bagi mahasiswa, seperti Minor Program, Mobility Program, dan Multi-Campus Program.
Melalui Minor Program, mahasiswa memiliki kesempatan untuk mempelajari bidang lain di luar program utamanya guna memperluas kompetensi dan perspektif lintas disiplin.
Sementara itu, Mobility Program memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman belajar di kampus BINUS lain maupun institusi mitra internasional, sehingga mahasiswa dapat memperluas exposure global dan pengalaman lintas budaya.
BINUS University juga menghadirkan Multi-Campus Program yang memungkinkan mahasiswa merasakan pengalaman belajar di berbagai kampus BINUS dengan karakteristik dan keunggulan yang berbeda.
Selain itu, melalui program 2,5 Tahun Kuliah, Siap Berkarier, mahasiswa memiliki kesempatan untuk memperoleh pengalaman profesional lebih awal melalui enrichment program seperti internship, entrepreneurship, research, community development, hingga international experience.
Didukung oleh lebih dari 170+ universitas mitra di berbagai negara serta lebih dari 2.200+ mitra industri global, BINUS University terus menghadirkan ekosistem pembelajaran yang terintegrasi dengan kebutuhan industri dan perkembangan global.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
