MANNA, RADARBENGKULU.DISWAY.ID - Elva Hartati,S.IP.MM dalam kampanye stunting mengatakan, kerjasama seluruh stake holder dan kader sangat dibutuhkan dalam pencegahanstunting. Sehingga, apa yang menjadi program Pemerintah Pusat untuk 2024 zero stunting bisa tercapai. "Untuk pencegahan stunting ada beberap cara yang perlu kita ketahui. Yaitu pemahaman konsep gizi, pemilihan menu yang beragam, pemeriksaan rutin, pentingnya ASI, konsumsi asam folat, tingkatkan kebersihan,dan faktor sanitasi yang harus baik. Semua itu bisa kita lakukan untuk menciptakan generasi bangsa yang sehat dan pintar,"ungkap Elva Hartati yang juga anggota Kominsi IX di lapangan Perumahan Nelayan Ketaping Minggu (13/11). Adapun cirinya apabila terkena stunting, lanjutnya, salah satunya pertumbuhan anak yang lambat. Tetapi hal itu bukan menjadi patokan utama. Karena, banyak juga manusia yang pendek, tetapi tidak stunting. Tetapi kalau stunting, pasti pertumbuhan badannya pendek ataupun kerdil. Semua gejala itu, paparnya, harus dipahami oleh calon ibu. Jangan sampai terjadi pada anak. Mulai dari kehamilan sampai melahir dan 1000 kehidupan orang tua harus benar - benar memperhatikan kebutuhan gizinya dan harus rutin untuk melakukan pemeriksaan. "Ada yang harus kita perhatikan untuk usai menikah sangat penting pencegah terjadinya stunting. Umur yang bagus untuk kita menikah, kalau perempuan berumur 21 tahun. Sedangkan yang laki - laki 25 tahun. Kalau menikah diusia dini, takutnya kandungan calon ibu belum mampu menerima kondisi kehamilannya,"papar Elva Hartati. BACA JUGA:Pengusaha Tahu dan Tempe Bengkulu Selatan Menjerit Untuk pencegahan stunting, diperlukan yang namanya tiga pendamping keluarga. Yaitu bidan desa, kader KB, serta penggerak PKK yang nantinya bisa memberikan pemahaman kepada calon ibu apa yang harus dilakukan. Tetapi yang paling penting, jangan menikah dini serta jangan mempunyai anak yang terlalu banyak dan berdekatan umurnya. Wakil Bupati Bengkulu Selatan, H. Rifai Tajuddin,S.Sos mengatakan bahwa untuk menurunkan angka stunting adalah kewajiban seluruh elemen. Terutama bagi Pemerintah Desa harus lebih selektif untuk melihat usia pernikahan. Jangan sampai terjadi pernikahan diusia dini. BACA JUGA:Waspada, Hujan Deras Disertai Badai Melanda Bengkulu "Untuk itu kita harus mempersiapkan dari awal untuk kesiapan calon ibu dengan cara memberikan pengarahan serta meminta untuk menjaga kebersihan serta melakukan pemeriksaan rutin,yang akhirnya nanti Pemerintah akan berusaha memberikan berbagai fasilitas. Seperti penyediaan air bersih dan sebagainya. Bahkan ada salah satu faktor terjadinya stunting. Yaitu asap rokok. Artinya, akibat asap rokok akan lebih berbahaya bagi yang perokok aktif,"pungkas Rifai.
Elva Hartati Minta Semua Warga Kerjasama Atasi Stunting
Selasa 15-11-2022,15:00 WIB
Reporter : Fahmi
Editor : Yar Azza
Kategori :
Terkait
Jumat 01-05-2026,01:00 WIB
Atasi Banjir Lempuing, Dinas PUPR Kota Bengkulu Normalisasi Drainase di Kawasan Empang
Rabu 29-04-2026,02:00 WIB
Walikota Bengkulu Minta Dukungan Pusat untuk Kelola Sampah jadi Energi
Sabtu 18-04-2026,19:25 WIB
DPR RI Minta Pemerintah Mempertimbangkan secara Matang Rencana Pemblokiran Wikipedia
Senin 13-04-2026,03:00 WIB
Agar Tidak Muncul Lagi, Ini Cara Ampuh Atasi Tembok Lembab dan Berjamur
Jumat 10-04-2026,14:20 WIB
Cetak Dokter Spesialis Asli Daerah, Pemkab Mukomuko Kerjasama dengan UGM
Terpopuler
Sabtu 02-05-2026,02:00 WIB
Cara Memanfaatkan Sisa Lahan Belakang Jadi Taman Kekinian
Jumat 01-05-2026,17:52 WIB
Masyarakat Dilayani SPBU Sampai Malam, Dampak Penghematan BBM
Jumat 01-05-2026,19:12 WIB
Zulhas Pastikan Distribusi Pupuk Lancar Untuk Provinsi Bengkulu
Jumat 01-05-2026,19:22 WIB
Sinergi Pusat dan Daerah: Menko Pangan Resmikan Pasar Purwodadi Arga Makmur
Jumat 01-05-2026,19:29 WIB
Semarak Olahraga Antar Instansi, Turnamen Mini Soccer Wali Kota Cup 2026 Siap Digelar
Terkini
Sabtu 02-05-2026,16:36 WIB
Badan Amil Zakat Nasional Beri Kesempatan Kuliah Untuk Masyarakat
Sabtu 02-05-2026,16:12 WIB
Ini Manfaat Rebusan Daun Salam dan Ketumbar
Sabtu 02-05-2026,14:29 WIB
Dinas Kesehatan Usulkan Penambahan Mobil Ambulan di RS Pratama dan Puskesmas Ipuh
Sabtu 02-05-2026,09:10 WIB
Batubara Karungan Diduga Ilegal Belum Ditindak, Menanti APH Bergerak
Sabtu 02-05-2026,09:09 WIB