Program ini menjadi bagian dari upaya Gubernur Helmi Hasan dalam mengatasi persoalan sosial remaja di Bengkulu. Pemerintah provinsi melihat perlunya pendekatan yang lebih intensif dan menyeluruh untuk membantu anak-anak yang mulai terlibat dalam kenakalan remaja.
Langkah ini juga mendapat perhatian publik, terutama para orang tua dan tenaga pendidik. Banyak yang berharap program ini tidak hanya menjadi proyek jangka pendek, tetapi bisa terus dikembangkan menjadi model pembinaan anak yang komprehensif.
“Kalau berhasil, bukan tidak mungkin jadi percontohan nasional. Kita ingin anak-anak Bengkulu tumbuh jadi generasi tangguh, disiplin, dan punya karakter kuat,” tutup Khairil optimistis.